Hindari 5 Kesalahan Umum Ini saat Jadi Vegetarian
TEMPO.CO | 03/10/2020 15:19
Ilustrasi vegetarian. Shutterstock
Ilustrasi vegetarian. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Pola diet vegetarian kian populer di kalangan publik. Tidak hanya para artis dan olahragawan saja, masyarakat biasa pun banyak melakukannya.

Diet ini memang terbukti memiliki segudang manfaat. Contohnya mengurangi risiko penyakit jantung, mengontrol kadar gula darah, hingga membantu mengelola berat badan.

Sayangnya, masih banyak kesalahan yang dilakukan orang-orang saat menjalani pola hidup nabati ini. Bagi yang tertarik melakukannya, situs Boldsky dan Health Line pun menjabarkan beberapa kebiasaan buruk yang wajib dihindari.

Kurang air putih
Minum cukup air putih memang penting bagi semua orang, namun secara khusus untuk pelaku vegetarian sebab mereka cenderung memiliki asupan serat yang lebih tinggi, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian. Minum banyak air putih dapat membantu serat bergerak melalui saluran pencernaan dan mencegah masalah seperti gas, kembung, dan sembelit. Jadi, pastikan asupan air harian selalu tercapai untuk menghindari berbagai penyakit.

Kurang protein
Protein adalah makronutrien esensial yang dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan. Sayangnya, banyak orang yang mengikuti pola makan vegetarian tidak memasukkan makanan kaya protein dalam jumlah yang cukup. Salah satunya karena protein umum didapat dari daging.

Padahal, ada banyak makanan nabati yang sebenarnya tinggi protein, termasuk lentil, jamur, kacang hijau, dan selai kacang. Sekarang, cobalah memasukkan setidaknya lebih dari satu jenis makanan ini ke dalam setiap waktu makan.

Kurangnya asupan vitamin B12
Vitamin B12 dibutuhkan tubuh untuk sintesis DNA, produksi energi, serta meningkatkan kualitas daya ingat. Memang, vitamin B12 umum ditemukan dalam makanan hewani, seperti daging, unggas, telur, kerang, dan produk susu. Tak heran, vegetarian memiliki risiko kekurangan vitamin B12 yang lebih tinggi. Namun, tak perlu khawatir karena masih ada sedikit jenis nabati yang tetap mengandung vitamin B12, termasuk ragi nutrisi, jamur, dan beberapa ganggang.

Mengganti daging dengan keju
Karena diet vegetarian tidak mencakup daging, kebanyakan vegetarian menukar daging dengan keju untuk ditambahkan ke dalam berbagai jenis hidangan, seperti pasta, salad, dan sandwich. Meskipun mengandung sejumlah besar protein, vitamin, dan mineral, keju tidak dapat menggantikan nutrisi yang pada daging. Alih-alih mengganti daging dengan keju, gabungkan makanan nabati lain yang dapat digunakan sebagai pelengkap, seperti buncis, lentil, kacang-kacangan, dan quinoa.

Tidak merencanakan daftar makanan dengan benar
Ketika beralih menjadi seorang vegetarian, Anda memerlukan perencanaan makanan karena pilihan makanan nabati yang terbatas serta tetap perlu mengonsumsi makanan yang seimbang dan bergizi.

Merencanakan makanan sebelumnya akan membantu memutuskan makanan apa yang harus dimakan, menambahkan lebih banyak nutrisi ke dalam pola makan dan membantu membuat pilihan makanan yang tepat. Pilih resep vegetarian sederhana setiap minggu dan persiapkan di rumah.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT