Manfaat Minyak Esensial untuk Bantu Redakan Stres Selama di Rumah Saja
TEMPO.CO | 16/09/2020 21:28
Ilustrasi minyak esensial rosemary. jujuaroma.com
Ilustrasi minyak esensial rosemary. jujuaroma.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kegiatan rutin yang hanya dilakukan di rumah selama tujuh bulan pandemi membuat orang menjadi rentan stres dan mudah emosi.

Dokter Reinita Arlin mengatakan, terdapat studi yang menyebutkan bahwa sebanyak 1.500 orang sudah berkonsultasi dengan dokter kejiwaan. Hasilnya studi menunjukkan 64 persen di antaranya telah mengalami gangguan kejiwaan dan 80 persen disebabkan oleh kondisi pandemi.

"Kalau mental kita kena stressor terus maka akan berpengaruh pada kondisi fisik kita. Menurut saya hal tersebut sangat alamiah dan normal terjadi kalau kita sedang merasa tidak nyaman dengan kondisi saat ini," ucap Arlin dalam peluncuran virtual Trulife by Tupperware Essential Oil, Selasa, 15 September 2020.

Arlin melanjutkan salah satu terapi untuk mengurangi perasaan tersebut ialah belajar memvalidasi perasaan yang hadir. Kita harus menyadari jika sedang mengalami kondisi yang tidak mudah dan berkepanjangan.

"Bagaimana cara kita punya daya lenting yang kuat untuk menghadapi kondisi yang sama-sama sedang kita rasakan," imbuhnya.

Nah, bagaimana caranya, Anda bisa mulai dengan makanan bergizi lengkap dan jangan lupakan protein, kemudian olahraga yang disarankan dengan intensitas rendah ke sedang. "Patokannya saat kita olahraga kita masih bisa ngobrol, fokuskan untuk menguatkan daya tahan tubuh lebih dulu," lanjutnya.

Selain makan bergizi dan olahraga, melakukan relaksasi yang membangkitkan hormon endorfin atau bahagia juga penting untuk mengatasi stres. Saat terjadi keseimbangan hormonal maka metabolisme juga menjadi bagus dan bantu redakan stres. "Maksimalkan panca-indera salah satunya ialah indera penciuman dengan minyak esensial," ucapnya.

Minyak esensial sendiri adalah cairan yang diproduksi melalui proses destilasi dari daun-daun, batang, bunga, akar, kulit, buah atau bagian lain dari tanaman. Karena kandungan zat aktif yang memiliki efek terapi, minyak esensial dapat digunakan sebagai salah satu media pengobatan alternatif dari alam.

"Salah satu manfaat minyak esennsial yang pernah diujikan pada anak ADHD membuat mereka bisa lebih tenang. Selain itu juga pernah dilakukan penelitian untuk pengidap insomsia bisa dibantu dengan minyak esensial aroma lavender," lanjutnya.

Minyak esensial atau atsiri yang memiliki kualitas terapi yang dapat memberikan manfaat baik untuk kesehatan secara fisik maupun mental. Selain itu juga bisa membantu kita menjalankan pola hidup berkualitas untuk mencapai kondisi tubuh yang sehat dan bugar.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT