Berat Badan Sulit Turun di Usia 30-an? Ikuti 8 Trik Tingkatkan Metabolisme Tubuh
TEMPO.CO | 07/09/2020 11:40
Ilustrasi wanita menimbang berat badan. shutterstock.com
Ilustrasi wanita menimbang berat badan. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ketika usia mencapai 30 tahun atau lebih, berat badan lebih sulit turun dibandingkan dengan usia 20-an. Penyebabnya adalah metabolisme tubuh mulai melambat. Padahal, laju metabolisme adalah kunci pembakaran kalori.  

Ada beberapa cara untuk meningkatkan metabolisme yang akhirnya akan membantu program penurunan berat badan. Beberapa di antaranya adalah minum air dingin, menambah protein, mengangkat barang berat, melakukan olahraga intensitas tinggi, sering berdiri atau berjalan, dan minum teh hijau.

Berikut cara mempertahankan laju metabolisme seiring bertambahnya usia, dilansir Pinkvilla, Senin, 7 September 2020. 

1. Keseimbangan protein, lemak, dan karbohidrat

Protein, lemak, karbohidrat (PFC) adalah pilar nutrisi yang harus ada dalam setiap waktu makan. Jadi, cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme adalah dengan mengonsumsi ketiganya secara seimbang. Makanan dengan proporsi PFC yang tepat membantu mengatur gula darah dan meningkatkan metabolisme.

2. Jangan lewatkan waktu makan dang ngemil

Siapa bilang makan dan ngemil berkali-kali dalam sehari bisa menaikkan berat badan? Sebaliknya, ngemil di antara waktu makan membantu mengurangi rasa lapar pada waktu makan. Ngemil membantu kadar gula darah tetap terkontrol dan meningkatkan laju metabolisme. Hanya saja, pilih camilan yang menyehatkan.

3. Jangan kurangi asupan kalori secara drastis

Berhenti menghitung asupan kalori harian. Saat Anda mengurangi asupan kalori, tubuh sebenarnya melawan dan menghemat lebih banyak energi untuk memperlambat metabolisme.

4. Sarapan sehat dan mengenyangkan

Makanlah sarapan yang sehat dan mengenyangkan. Fungsi metabolisme melambat selama tidur, itulah sebabnya perlu makan sarapan kaya protein. Protein memiliki asam amino yang sulit dipecah dalam tubuh. Jadi, itu menyebabkan lebih banyak pembakaran kalori.

5. Hidrasi

Hidrasi adalah kunci untuk laju metabolisme yang cepat. Air mendetoksifikasi tubuh dan membantu membakar lebih banyak kalori.

6. Makan serat 

Serat memiliki nol kalori yang dapat meningkatkan kesehatan usus, sistem pencernaan dan meningkatkan metabolisme. Jadi, masukkan kacang-kacangan ke dalam menu makanan harian Anda. Kacang memiliki protein dan serat yang akan membakar lebih banyak kalori, sehingga meningkatkan metabolisme.

7. Minum teh Oolong

Teh Oolong karena antioksidan untuk membantu meningkatkan metabolisme.

8. Mengonsumsi lemak 

Konsumsi lemak tidak menyebabkan penambahan berat badan, asalkan jenis lemaknya yang tepat. Lemak tak jenuh meningkatkan laju metabolisme tanpa penurunan kalori.

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT