Cara Aman Dapatkan Manfaat Diet Jeruk Nipis untuk Menurunkan Berat Badan
TEMPO.CO | 06/09/2020 15:56
Ilustrasi jeruk nipis. Wikipedia.org
Ilustrasi jeruk nipis. Wikipedia.org

TEMPO.CO, Jakarta - Diet jeruk nipis dianggap mampu membantu menaikkan metabolisme tubuh sehingga lemak dapat terbakar lebih cepat dan berat badan tidak gampang naik, bahkan bisa turun dengan cepat. Jeruk nipis (Citrus aurantiifirolia) diyakini mampu menurunkan berat badan karena kandungan polifenol di dalamnya. Polifenol adalah jenis antioksidan yang juga terdapat pada lemon serta terbukti dapat menahan berat badan agar tidak cepat naik, dan mencegah penumpukan lemak di dalam tubuh.

Rasa asam yang sangat kuat pada jeruk nipis juga membuat buah sitrus ini dapat membantu air liur serta metabolisme di dalam usus untuk lebih cepat mencerna makanan. Stimulasi pencernaan ini juga diakibatkan adanya kandungan flavonoid pada jeruk nipis. Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya juga menyatakan bahwa diet jeruk nipis dapat membantuk tubuh menghancurkan lemak. Diet ini juga dianggap sebagai cara alami menurunkan berat badan tanpa harus minum obat-obatan peluruh lemak maupun puasa berhari-hari.

Untuk mendapatkan efek penurunan berat badan dalam diet jeruk nipis ini, Anda dapat mengonsumsi jeruk nipis dengan cara:

- Memeras dan mencampurnya dengan air hangat, untuk diminum 30 menit sebelum makan. Tujuannya ialah merangsang metabolisme agar tubuh dapat mencerna makanan lebih cepat.

 - Memeras dan mencampurnya dengan air hangat, untuk diminum pada pagi hari agar metabolisme tubuh dapat berjalan lebih aktif, sehingga lemak akan cepat terbakar.

- Memotong dan mengisapnya seperti Anda makan jeruk pada umumnya. Lakukan ini 30 menit sebelum makan. Anda bisa mencobanya bila lidah memang sangat tahan terhadap rasa asam.

 
 

Tidak sedikit orang yang ingin mencoba diet jeruk nipis, tapi tidak tahan dengan rasa asamnya di lidah. Sebab karena itu, Anda dapat menambahkan jahe atau teh untuk menyamarkan rasa asam dari jeruk nipis. Tapi hindari penambahan gula pasir atau pemanis buatan lainnya saat minum perasan jeruk nipis untuk diet. Gula merupakan sumber kalori yang bisa membuat tubuh kegemukan bahkan obesitas, serta menaikkan risiko terkena penyakit kronis.

 

Meski diet jeruk jipis dikatakan efektif membakar lemak, pernyataan itu baru merupakan kesimpulan atas penelitian terhadap hewan uji di laboratorium. Efektvitas pembakaran lemak pada tubuh manusia belum pernah diteliti secara menyeluruh, sehingga Anda mungkin mengalami penurunan berat badan saat menjalani diet ini, tapi bisa juga tidak. Satu hal yang pasti, Anda tidak boleh berlebihan dalam mengonsumsi jeruk nipis.

Selain itu, tetap jaga pola makan secara keseluruhan ketika menjalani diet jeruk nipis, termasuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah lainnya setiap hari.Pastikan juga Anda berolahraga atau melakukan aktivitas fisik selama 30 menit per hari untuk memperlancar metabolisme tubuh. Jika mengalami keluhan kesehatan ketika menjalani diet jeruk nipis, hentikan kegiatan itu dan berkonsultasilah pada dokter.

Diet jeruk nipis memang belum terbukti ilmiah dapat menurunkan berat badan, tapi tidak ada salahnya bila Anda mulai minum air perasan jeruk nipis dalam jumlah yang wajar. Sebab, jeruk nipis merupakan sumber nutrisi rendah kalori dan kaya akan serat serta vitamin C yang dapat membawa manfaat bagi kesehatan, seperti:

1. Mencegah penyakit kronis.

Diet yang kaya vitamin C dapat menurunkan risiko Anda terkena penyakit kronis, seperti diabetes, jantung, hingga obesitas. Vitamin C juga bisa bertindak sebagai antioksidan yang mencegah datangnya sel kanker di dalam tubuh.

2. Menyehatkan jantung. 

Diet jeruk nipis juga dikatakan dapat menyehatkan jantung sehingga Anda terbebas dari ancaman penyakit jantung koroner maupun stroke.

3. Mencegah infeksi lambung.

Penelitian tahap awal menemukan adanya efek antibakteri pada jeruk nipis yang mampu mengontrol perkembangan bakteri H.pylori pada lambung.

4. Meningkatkan sistem imun. 

Vitamin C dan antioksidan lain pada jeruk nipis diyakini dapat meningkatkan sistem imun untuk melawan flu atau meriang.

 

 

SEHATQ


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT