Kurangi Cemas, Simak 5 Tips Mandikan Bayi di Era New Normal
TEMPO.CO | 04/09/2020 23:07
Ilustrasi bayi mandi. sheknows.com
Ilustrasi bayi mandi. sheknows.com

TEMPO.CO, Jakarta - Menjadi orang tua dapat membawa kegembiraan sekaligus kekhawatiran tersendiri. Kecemasan itu bisa meningkat dengan kondisi wabah virus corona yang menghantui masyarakat saat ini. Menurut survei terbaru My Baby pada pertengahan Agustus 2020, 95 persen ibu merasa khawatir saat awal memandikan bayi. Dari jumlah itu, 79 persen ibu mengungkapkan alasan kecemasan mereka adalah takut tubuh si kecil tergelincir ketika memandikan bayi.

Hal itu tentunya menjadi tantangan orang tua, khususnya para ibu. Karena agar bayi terhindari dari virus dan kuman, kebersihan menjadi prioritas sebagai bentuk adaptasi di era new normal.

Dokter spesialis anak Rosary, membenarkan saat era normal seperti saat ini, ibu memang semakin khawatir dan bertanya-tanya tentang cara memandikan si kecil yang aman dari paparan virus. "Karena itu, ibu perlu memperhatikan beberapa hal agar kegiatan mandi bebas worry," kata Rosary dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 24 Agustus 2020.

General Manager Brand Portfolio dan Communication My Baby, Dahlia Yolanda mengatakan waktu memandikan si kecil, dapat menjadi waktu yang penuh rasa panik bagi orang tua, terutama ibu baru. Padahal mandi bukan hanya sekedar rutinitas membersihkan tubuh, namun mampu memperkuat ikatan emosi dengan buah hati. "Bukan cuma itu, mandi juga bisa menjadi hal yang mengasyikkan bagi bayi," katanya.

Untuk menemani orang tua melakukan kegiatan #MandiBebasWorry, My Baby menghadikan My Baby Hair and Body Wash yang mengandung lidah buaya dan alpukat. Kandungan itu menjaga kelembapan kulit serta membantu pertumbuhan rambut si kecil, namun tidak licin serta mudah dibilas. "Kami ingin mengajak ibu menikmati momen memandikan si kecil di era new normal dan mengubah worry jadi happy," kata Dahlia.

Berikut ada 5 hal penting untuk menjawab pertanyaan yang kerap muncul dari orang tua tentang memandikan si kecil di era new normal.

1. Jika tidak dalam keadaan sakit, ibu tidak perlu menggunakan masker maupun face shield saat memandikan si kecil. Namun pastikan sebelum memegang bayi dan mempersiapkan peralatan mandi, ibu dalam keadaan bersih. Mandi dan gantilah baju terlebih dulu, apabila ibu dari luar rumah.

2. Sentuhan kulit ibu di tubuh si kecil sangat penting untuk memperkuat hubungan emosional. Alih-alih menggunakan sarung tangan agar si kecil tidak terpapar virus, ibu sebaiknya mencuci tangan dengan benar sebelum memandikannya. Untuk menghindari si kecil tergelincir, pastikan selalu memegang si kecil dengan satu tangan menyangga kepala dan tangan lain memagang tubuh saat masuk ke air. Jaga kepala bayi tetap berada di atas air dengan memegang dasar kepala dan bahu.

3. Menjaga higienitas tubuh si kecil, salah satunya dengan mandir. Harapannya mandi dapat melindungi si kecil dari kuman sehingga ia tidak mudah sakit. Namun menambah frekuensi mandi saat pandemi seperti saat ini hanya akan membuat kulitnya yang masih sensitif menjadi kering. untuk itu, cukup mandikan si kecil maksimal 2 kali sehari.

4. Saat melakukan perawatan kulit bayi, pada prinsipnya gunakan produk yang memang diformulasi lembut untuk bayi. Untuk produk mandi dapat menggunakan sampo dan sabun khusus bayi dengan formula yang lembut dan efektif membersihkan tubuh bayi.

5. Walaupun sebaiknya tidak diajak keluar rumah bila tidak mendesak, habis bepergian adalah saat yang tepat untuk si kecil mandi. Pastikan waktu memandikan tidak terlalu pagi dan tidak terlalu sore. Jangan pula memandikan bayi yang sedang dalam kondisi lapar, rewel dan mengantuk, atau pasca menyusui. Jangan lupa menjaga suhu ruangan antara 16-17 derajat celsius agar nyaman untuk si kecil.

#MandiBebasWorry tidak hanya ditujukan untuk membantu ibu munculkan kepercayaan diri dan perasaan tenang, namun juga merupakan upaya My Baby dalam mengajak orang tua khususnya para ibu beradaptasi di situasi pandemi. Kondisi wabah virus corona ini menuntut para orang tua untuk menjaga kebersihan diri agar terhindar dari kuman dan virus. "Hal ini sejalan dengan program khusus yang digaungkan pemerintah yaitu 'perilaku hidup bersih dan sehat' di tengah kehidupan new normal," kata Dahlia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT