Peringatan HUT RI ke-75 di Dalam Gua di Gunungkidul Yogyakarta, Oksigen Tipis
TEMPO.CO | 17/08/2020 20:52
Suasana peringatan HUT RI ke-75 di Dalam Gua Jlamprong di Gunungkidul, Yogyakarta, Senin 17 Agustus 2020. Foto: Antaranews
Suasana peringatan HUT RI ke-75 di Dalam Gua Jlamprong di Gunungkidul, Yogyakarta, Senin 17 Agustus 2020. Foto: Antaranews

TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok sadar wisata atau Pokdarwis Jlamprong, Kecamatan Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, menggelar upacara HUT RI ke-75 bersama mahasiswa pecinta alam di dalam gua. Mereka mengibarkan bendera merah putih di dalam Gua Gua Jlamprong dengan kedalaman 25 meter.

Seorang pengelola Pokdarwis Jlamprong, Arif Nugroho mengatakan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di dalam gua ini sudah berlangsung selama dua kali. "Kami berharap peringatan upacara HUT RI ke-75 di dalam gua ini mampu membangkitkan kembali pariwisata di Gua Jlamprong dan sekitarnya," kata Arif Nugroho pada Senin, 17 Agustus 2020.

Selama pandemi Covid-19, aktivitas wisata Gua Jlamprong tutup total. Para pelaku usaha wisata dan pedagang di sekitar Gua Jlamprong harus mencari kegiatan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Kami akan menata Gua Jlamprong supaya menjadi destinasi wisata unggulan dan penggerak ekonomi masyarakat," katanya.

Puluhan pelaku wisata dan anggota mapala di DI Yogyakarta mengikuti upacara HUT RI ke-75 di Gua Jlamprong. Mereka mulai masuk gua sekitar pukul 08.30 WIB. Perjalanan dari pintu masuk gua yang tergolong luas ini dimulai dengan medan yang cukup terjal.

Suara kelelawar menyambut kedatangan para peserta upacara dengan suara khasnya. Jalur yang terjal, semakin ke dalam semakin gelap. Para peserta harus merangkak di celah bebatuan di dalam gua sebelum tiba pada bagian gua yang cocok sebagai tempat upacara.

Perjalanan dari mulut gua sampai tempat upacara sekitar 15 menit. Setiba di ruangan seluas 12 meter persegi di dalam gua sebagai tempat upacara, bendera merah putih sudah terpasang di sana. Bendera merah putih itu terikat pada batu dan belum terbentang.

Upacara berlangsung khidmat dan sederhana. Suasana begitu tenang saat mengheningkan cipta dan seluruh cahaya dimatikan. Bagi yang belum terbiasa beraktivitas di dalam gua akan merasa sesak napas karena kadar oksigen yang minim. Panitia mengantisipasi dengan membawa oksigen yang disemprotkan ke dalam ruangan.

Pengibaran bendera tidak menggunakan tiang atau penyangga seperti upacara pada umumnya. Bendera merah putih dibentangkan ke kanan dan kiri. Camat/Panewu Semanu, Huntoro Purbo mengatakan peringatan upacara HUT RI ke-75 di dalam gua terasa berbeda dengan upacara biasa. "Luar biasa mengesankan, saya baru pertama kali. Perjalanannya sangat menantang," katanya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT