Ingin Tidur Malam Lebih Nyenyak di Malam Hari, Ikuti Tiga Kiat Ini
TEMPO.CO | 13/08/2020 21:50
Ilustrasi tidur. Shutterstock
Ilustrasi tidur. Shutterstock

TEMPO.CO, JakartaTidur malam idealnya tujuh hingga delapan jam setiap malam. Tapi selama pandemi, banyak orang yang tak dapat mencapai tidur ideal sehingga dikaitkan dengan stres dan kecemasan,

Dikutip dari Express.com, ada beberapa tips untuk membantu mengatasi kurang tidur serta makanan terbaik dan terburuk untuk dimakan sebelum tidur.

Pertama, luangkan waktu untuk bersantai sebelum tidur. Kegiatan seperti membaca atau mandi air hangat, dapat membantu Anda mendapatkan waktu tidur yang cukup.

Meskipun aktif sepanjang hari membantu tidur malam yang lebih nyenyak, Anda harus menghindari aktivitas fisik yang berlebihan dalam satu hingga dua jam menjelang waktu tidur agar tubuh rileks.

Pastikan kamar tidur Anda adalah tempat yang tepat untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Hindari bekerja di kamar selama masa adaptasi kebiasaan baru karena dapat mengganggu tidur Anda di malam hari. 

Jauhkan peralatan digital dari kamar tidur Anda untuk menghindari keinginan memeriksanya ketika Anda terbangun karena dapat mempersulit untuk kembali tidur.

Pastikan juga kamar tidur Anda memiliki tirai tidak tembus pandang yang baik, karena sore dan pagi hari yang lebih cerah dapat mengganggu siklus tidur Anda.

Kedua, hindari tidur siang. Semakin banyak Anda tidur siang, semakin kecil kemungkinan tubuh Anda akan 'siap' untuk tidur saat waktunya tiba.

Jika Anda merasa lelah sepanjang hari, berdirilah dan berjalan-jalan, cari udara segar atau lakukan sesuatu yang akan menantang otak Anda untuk sementara waktu, seperti teka-teki silang atau pencarian kata.

Ketiga, jangan juga menggunakan stimulan seperti nikotin dan alkohol. Beberapa efek stimulan membutuhkan waktu berjam-jam untuk menghilang dan berdampak besar pada seberapa cepat Anda tertidur dan kualitasnya. Nikotin menyebabkan detak jantung dan kewaspadaan Anda meningkat yang berarti Anda merasa lebih terjaga sebelum tidur.

Nikotin memasuki aliran darah dalam beberapa menit tetapi setelah beberapa jam akan mulai meninggalkan tubuh Anda dan karena sifatnya yang membuat ketagihan, otak Anda akan membangunkan Anda untuk meminta lebih banyak nikotin sehingga menyebabkan malam Anda terganggu.

Sedangkan alkohol dapat membuat Anda mengantuk, tetapi dapat mengganggu Anda di malam hari dan tidak memungkinkan Anda untuk tertidur lelap yang Anda butuhkan. Hindari minuman berkafein seperti teh dan kopi sebelum tidur, dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa minuman malty atau susu hangat dapat membantu tidur.

Selain itu, beberapa makanan juga sebaiknya dihindari sebelum tidur, termasuk cokelat, keju, kari, es krim, dan keripik.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT