Bayi Sulit Tidur Malam Hari, Simak 5 Penyebab yang Paling Sering Dialami
TEMPO.CO | 10/08/2020 19:50
Ilustrasi bayi tidur/meninabobokan bayi. Shutterstock.com
Ilustrasi bayi tidur/meninabobokan bayi. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Satu hal yang paling dirasakan ibu yang baru melahirkan adalah kesulitan menidurkan bayi di malam hari. Ini karena bayi Anda tidak terbiasa tidur nyenyak selama 8 jam terus menerus. Sedikit-sedikit bangun sehingga ibu sering kali terpaksa begadang sepanjang malam.

Sebenarnya bayi pun butuh tidur lama. Pada beberapa minggu pertama, jam tidurnya lebih panjang dari pada waktu terjaga. Tapi kadang-kadang mereka begitu mengantuk tapi tak bisa tidur nyenyak sehingga jadi rewel. 

Ternyata, ada lima penyebab bayi tidak bisa tidur, seperti dilansir dari Times of India, Ahad, 10 Agustus 2020.

1. Ritme sirkadian belum sinkron

Bayi masih memiliki ritme sirkadiannya sendiri, yaitu sebuah proses yang mengatur siklus tidur-bangun tubuh. Bayi baru lahir memerlukan waktu lebih dari 12 minggu untuk mempelajari perbedaan antara siang dan malam hari, Anda dapat mengajarinya perlahan-lahan untuk terjaga lebih banyak di siang hari agar bisa nyenyak di malam hari.

Anda juga dapat membawa bayi keluar rumah sejenak agar dia terpapar cahaya alami. Ini bisa membantu mengatur ulang siklus tidurnya.

2. Lapar

Bayi tidak memiliki cara lain untuk mengekspresikan diri, jadi dia berkomunikasi dengan tangisan, jeritan, dan atau kerewelannya. Jika si kecil menolak untuk tidur, dia mungkin lapar atau haus. Bahkan jika Anda telah memberi air susu ibu atau susu formula satu atau dua jam sebelumnya, ingatlah bahwa bayi yang baru lahir perlu sering disusui. Jadi, jika bayi Anda tidak bisa tidur, cek apakah dia perlu diberi menyusu lagi.

3. Kelelahan

Bayi bisa jadi rewel jika mereka kelelahan sepanjang hari. Perhatikan tanda-tanda bahwa bayi Anda sedang mengantuk dan cobalah membedongnya untuk membuatnya merasa aman.

4. Tidak nyaman

Ada beberapa kondisi yang membuat bayi merasa tidak nyaman, seperti susu yang terlalu hangat atau terlalu dingin, popoknya penuh atau terlalu besar. Periksa tanda-tanda ketidaknyamanannya.

5. Ingin lebih sering bersama Anda

Kadang-kadang bayi terjaga hanya karena senang Anda untuk menenangkan dan meyakinkan untuk kembali tidur. Jadi, cobalah menggendong, memberikan skin to skin contact, atau memeluknya sampai dia tertidur.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT