Sulit Buang Air Besar setelah Melahirkan? Simak 7 Cara Mengatasinya
TEMPO.CO | 05/08/2020 05:40
Ilustrasi toilet duduk. victoriaplum.com
Ilustrasi toilet duduk. victoriaplum.com

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah melahirkan, banyak perempuan yang mengalami sembelit atau kesulitan buang air besar (BAB). Apalagi ada kekhawatiran jahitan rusak atau robek saat mengejan.

Ada banyak penyebab kesulitan BAB setelah melahirkan, antara lain kerusakan otot-otot dasar panggul karena proses persalinan, dehidrasi karena muntah atau kehilangan darah, perubahan hormon, konsumsi zat besi, perut kosong jelang persalinan, dan mengonsumsi obar penghilang rasa sakit.

Penyebab lainnya adalah nyeri di perineum, masalah pada anus, kurang mengonsumsi makanan berserat, hingga kurang bergerak.

Jika sembelit hanya berlangsung beberapa hari, itu hal yang wajar. Tapi perlu waspada jika kondisi ini berlangsung cukup lama. 

Berikut beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi sulit buang air besar setelah melahirkan. 

1. Minum air putih

Minumlah lebih banyak air putih sekitar 8-10 gelas setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi. Minuman hangat seperti teh herbal juga bisa membantu feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan.

2. Mengonsumsi makanan berserat 

Makanan berserat seperti wortel, asparagus, kentang, beras merah, kacang, kacangan, buah pepaya, dan mangga dapat membantu Anda lebih mudah buang air besar.

3. Bergerak 

Lebih banyak bergerak dan melakukan olahraga ringan, seperti berjalan-jalan, dapat membantu menggerakkan usus. Namun, jika Anda melakukan operasi caesar, pastikan mendapatkan izin dari dokter sebelum melakukannya.

4. Berendam air hangat

Selain meringankan nyeri pasca-persalinan, berendam air hangat juga dapat membantu mengatasi susah BAB. Anda dapat mencoba berendam kurang lebih 10 menit dalam bak air hangat.

5. Menggunakan pelunak feses

Umumnya pelunak feses direkomendasikan apabila Anda memiliki luka robek pasca-persalinan yang cukup parah, menderita wasir, mengonsumsi suplemen zat besi atau obat penghilang rasa sakit.

6. Minum obat pencahar

Ada beberapa makanan pencahar alami seperti prem (buah plum kering). Apabila Anda ingin mengonsumsi obat pencahar biasa, sebaiknya minta rekomendasi pada dokter.

7. Jangan mengabaikan rasa ingin BAB

Sembelit yang parah bisa menimbulkan gejala lain, seperti perut terasa keras, mual, dan feses berdarah. Karena itu, jangan abaikan rasa ingin BAB.

SEHATQ

 

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT