Tamu Izin ke Kamar Mandi saat Wabah Virus Corona, Amankah?
TEMPO.CO | 01/07/2020 17:30
Ilustrasi kamar mandi (Pixabay.com)
Ilustrasi kamar mandi (Pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Risiko penularan virus corona masih tinggi, meski sejumlah negara sudah melonggarkan pembatasan sosial. Penting untuk selalu berhati-hati terhadap semua faktor yang dapat meningkatkan risiko infeksi.

Salah satunya seperti amankah membiarkan orang lain menggunakan kamar kecil di rumah kita. Tindakan seperti apa yang harus diambil dalam situasi tersebut? Berikut penjelasan terkait, seperti dikutip Times of India.

Kendati risiko penularan penyakit dengan patogen melalui partikel tinja (penularan faecal-oral) sangat rendah, sebuah penelitian menemukan bahwa virus corona baru dapat hadir dalam kotoran hingga 33 hari kemudian setelah orang melakukan tes negatif. Ini sebabnya mengapa penting untuk mengambil tindakan pencegahan tertentu ketika membiarkan orang lain menggunakan kamar kecil karena ada kemungkinan penyebaran virus corona melalui transmisi faecal-oral.

Dalam kondisi demikian, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kondisi kesehatan yang mendasari dari diri sendiri dan anggota keluarga. Orang berusia lanjut dan yang menderita penyakit penyerta memiliki risiko Covid-19 yang lebih parah.

Dengan mengetahui hal ini, kita bisa mengelompokkan anggota keluarga dalam risiko virus corona. Sangat disarankan untuk menghindari segala bentuk paparan pada orang yang tidak dikarantina. Selanjutnya, bila memungkinkan, minta mereka menggunakan kamar kecil yang tidak sering digunakan.

Selain itu, penting juga untuk menyiapkan sejumlah perlengkapan, seperti hand sanitizer, tisu, dan semprotan disinfektan sebelum orang luar menggunakan kamar kecil di rumah. Minta mereka untuk membersihkan dudukan toilet sebelum dan sesudah menggunakan.

Untuk mengurangi kemungkinan partikel virus mengambang, tamu harus selalu menutup tutup toilet sebelum dibilas. Tak hanya itu, direkomendasikan juga bagi orang yang ingin ke kamar mandi dalam waktu singkat untuk menggunakan masker.

Upaya-upaya tersebut mungkin terkesan berlebihan, tetapi segala cara harus dilakukan untuk menghindari risiko terinfeksi Covid-19, yang memiliki kemampuan menular sangat tinggi dan berisiko besar bagi kelompok orang tertentu.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT