Jangan Sepelekan Masalah Mata, Segera Periksakan ke Dokter
TEMPO.CO | 09/06/2020 05:35
ilustrasi periksa mata (pixabay.com)
ilustrasi periksa mata (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Gangguan pada mata sering tidak terlalu menganggu aktivitas, karena biasanya hanya berupa iritasi ringan yang membuat mata merah, perih, atau berair dan bersifat sementara. Penyebabnya juga tak terlalu berbahaya, misalnya akibat kelilipan atau kemasukan debu atau serangga kecil, atau kemasukan air saat berenang.

Akan tetapi, tak sedikit pula persoalan pada mata yang butuh penanganan serius karena gejalanya membuat cemas, misalnya penglihatan yang tiba-tiba terganggu. Gangguan penglihatan bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius, misalnya cedera mata atau kondisi yang mempengaruhi seluruh tubuh.

Berikut gejala-gejala pada mata atau penglihatan yang membutuhkan penanganan medis segera, seperti diungkapkan laman Very Well.

Tiba-tiba tak bisa melihat dan tak tahu penyebabnya
Kehilangan penglihatan secara tiba-tiba memang sangat mengganggu. Tiga kondisi yang sering menjadi penyebab adalah optik neuropati iskemik (AION) atau kerusakan pada saraf optik, central retinal artery occlusion atau penyumbatan pada arteri pusat retina, dan retinal detachment total atau lepasnya retina dari wadahnya.

Sakit di sekitar mata
Rasa sakit di sekitar mata sering disebut menjengkelkan, menyebabkan rasa panas, atau seperti tertusuk. Rasa sakit bisa terjadi di permukaan mata atau di bagian dalam. Beberapa penyebabnya antara lain adanya abrasi kornea, terkena bahan kimia, konjungtivitis, atau sindrom mata kering, sedangkan penyebab di bagian dalam bisa karena trauma, tumor, atau migrain.

Melihat cahaya berkelebat dan obyek mengambang
Penglihatan yang diganggu kelebatan cahaya atau obyek yang tampak mengambang bisa disebabkan oleh retina yang sobek atau terlepas dari wadahnya.

Mata sensitif dan merah akibat tidur memakai lensa kontak
Orang yang tidur tanpa melepas lensa kontak sering mengalami gangguan, seperti mata merah, nyeri, dan sensitif terhadap cahaya, kondisi yang juga disebut ulser kornea. Bila penyebabnya hanya peradangan biasa, kondisinya tak terlalu berbahaya. Tapi bila terjadi ulser kornea, maka kita butuh pertolongan medis karena dikhawatirkan bisa menyebabkan luka pada kornea dan kehilangan penglihatan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT