Pillow Talk Sebelum Tidur, Tak Kalah Penting dari Bercinta
TEMPO.CO | 25/05/2020 21:36
Ilustrasi pasangan di atas ranjang. shutterstock.com
Ilustrasi pasangan di atas ranjang. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta -  Pillow talk adalah perbincangan intim yang dilakukan antara pasangan di atas tempat tidur. Meski dilakukan di ranjang, namun bukan berarti hal yang diperbincangkan berurusan dengan seks. Aktivitas menyenangkan ini bertujuan untuk membangun koneksi antara Anda dan pasangan.

Pillow talk umumnya dilakukan sebelum tidur. Bahkan terkadang sebelum atau setelah berhubungan seks dengan pasangan. Kegiatan ini memungkinkan Anda dan pasangan melakukan percakapan yang mendalam tanpa adanya tekanan, meski bagi sebagian pasangan mungkin sulit untuk terbuka tentang apa yang dirasakan atau dipikirkannya.

Berbeda dengan dirty talk yang mengarah pada kata-kata sensual untuk meningkatkan keintiman dalam sekspillow talk justru lebih meningkatkan keintiman Anda dan pasangan secara emosional. Adapun topik-topik yang dapat Anda berdua perbincangkan selama pillow talk di antaranya adalah:

- Menceritakan tentang hari yang Anda alami, begitu pun sebaliknya
- Hal-hal yang disukai satu sama lain
- Visi dan impian yang Anda miliki masing-masing
- Keinginan liburan 
- Hal-hal yang ingin dicoba bersama pasangan
- Mengenang saat-saat istimewa yang pernah terjadi, misalnya kenangan romantis
- Hal yang Anda khawatirkan dan mungkin perlu saran dari pasangan
- Saling mengingatkan akan rasa cinta
- Memberi pikiran positif dan dukungan yang bisa membuat Anda berdua merasa lebih percaya diri
- Mengingat perjuangan di masa lalu yang telah Anda lalui bersama pasangan

Sebaiknya lakukan percakapan ringan di awal, dan kemudian secara bertahap berkembang pada hal-hal yang lebih dalam. Lamanya melakukan pillow talk tentu bergantung pada setiap pasangan itu sendiri, namun setidaknya lakukanlah selama 10 menit tanpa adanya gangguan. Matikan terlebih dahulu gawai yang dimiliki dan pastikan anak sudah tertidur agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik.

Anda dapat melakukannya sambil menyentuh pipi, mengusap rambut, menatap satu sama lain, memeluk, bahkan diselingi tawa. Ini menjadi salah satu cara paling penting dalam mempertahankan hubungan jangka panjang. Tentu saja pillow talk bisa memberi pengaruh yang positif terhadap kualitas hubungan Anda dan pasangan. Bahkan para ahli pun menyarankan para pasangan untuk melakukannya.

Adapun manfaat pillow talk yang mungkin dapat Anda berdua rasakan

- Merasa lebih dekat satu sama lain

Mengutarakan perasaan secara terbuka kepada pasangan selama pillow talk bisa membuat lebih lega dan lebih dekat satu sama lain. Anda merasa memercayai pasangan sepenuhnya dan juga sebaliknya pasangan pun memiliki rasa percaya pada Anda. Kedekatan yang terjalin begitu erat pun bisa membuat kehidupan seks Anda dan pasangan menjadi lebih indah.

- Meningkatkan rasa cinta

Umumnya, pillow talk dilakukan dalam kondisi yang rileks baik itu saat berbaring maupun berpelukan. Ketika melakukannya, Anda bersama pasangan bisa mengalami peningkatan hormon oksitosin yaitu hormon ikatan cinta. Secara alami, hormon ini dapat membantu menumbuhkan atau meningkatkan rasa jatuh cinta, serta membuat dua orang menjadi lebih terhubung.

- Bisa lebih menghargai hubungan

Merasa lebih dekat dan rasa cinta yang semakin meningkat tentu bisa membuat Anda dan pasangan lebih menghargai lagi hubungan yang tengah terjalin. Dengan menumpahkan berbagai emosi yang dirasakan, maka masing-masing menjadi saling mengerti, memahami, dan menghargai. Perlu Anda ingat bahwa memiliki hubungan emosional yang baik bisa membuat pasangan tetap bersama dan jatuh cinta satu sama lain.

 

SEHATQ


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT