Selain untuk Otot, Angkat Barbel Bisa Cegah Depresi dan Diabetes
TEMPO.CO | 17/05/2020 16:35
Ilustrasi wanita hamil olahraga. shutterstock.com
Ilustrasi wanita hamil olahraga. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Angkat barbel adalah olahraga yang ampuh untuk memperbesar massa otot. Namun, itu bukanlah satu-satunya manfaat angkat barbel. Faktanya, angkat barbel secara rutin sangatlah baik untuk kesehatan fisik dan juga mental. Tidak percaya? 

Beberapa riset membuktikan bahwa angkat barbel tidak hanya memperbesar massa otot, tapi juga meningkatkan kesehatan Anda secara menyeluruh. Untuk lebih jelasnya, pahamilah beberapa manfaat angkat barbel ini.

1. Meredakan gejala depresi
Berolahraga dikenal sebagai aktivitas yang dapat meredakan gejala depresi, sebut saja berenang hingga dansa aerobik. Ternyata, mengangkat beban berat seperti barbel pun juga punya efek yang sama terhadap kesehatan mental.

Dalam sebuah riset, sekitar 40 responden diminta untuk berolahraga lari dan angkat barbel. Ternyata, efek yang dihasilkan untuk meredakan gejala depresi, sama-sama siginifikan.

2. Mencegah osteoporosis
Manfaat angkat barbel selanjutnya adalah mencegah osteoporosis atau berkurangnya kepadatan tulang. Menurut seorang ahli, angkat barbel tidak hanya memperkuat otot, tapi juga tulang yang digunakan saat sedang mengangkat barbel itu.

3. Meningkatkan performa olahraga
Angkat barbel disebut sebagai salah satu fondasi kuat untuk Anda meningkatkan performa berolahraga. Misalnya, Anda suka bermain sepak bola. Dengan sering berlatih angkat barbel, tenaga Anda akan terlatih dan bisa menjadi pemain sepak bola yang “kuat” di lapangan, sehingga tidak mudah terjatuh saat berebut bola.
Selain itu, angkat barbel juga disebut mampu meningkatkan ketangkasan dan daya tahan Anda dalam berolahraga.

4. Menurunkan risiko diabetes
Sebuah riset dari lembaga penelitian di Amerika Serikat, The National Institutes of Health menemukan bahwa pria yang suka mengangkat beban selama 150 menit dalam seminggu, terhindar dari risiko diabetes sebanyak 34%. Dalam penelitian itu, jika angkat barbel “ditemani” dengan olahraga kardiovaskular lainnya, risiko diabetes bisa turun hingga 59%.

5. Menyehatkan jantung
Ternyata, mengangkat beban seperti barbel di gym, bisa menyehatkan jantung. Sebuah riset dari Appalachian State University, Amerika Serikat, menemukan bahwa tekanan darah bisa diturunkan sebanyak 20% dengan angkat barbel dan beban lainnya di gym.

Selain itu, sirkulasi darah juga meningkat setelah angkat barbel. Bahkan, efek ini bisa berlangsung selama 30 menit setelah sesi angkat barbel usai.

6. Mencegah cedera patah tulang
Seperti yang sudah disinggung di atas, angkat barbel bisa memperpadat tulang sehingga mencegah osteoporosis. Ternyata, tulang yang kuat juga bisa mencegah cedera patah tulang.

Tidak hanya itu, angkat beban juga dipercaya dapat mendukung kesehatan sendi-sendi tubuh.

7. Membakar kalori
Perlu diakui, olahraga kardiovaskular disebut lebih ampuh dalam membakar kalori. Namun ternyata, kemampuan angkat barbel dalam membakar kalori tidak boleh diremehkan.

Sebab, mengangkat beban bisa membantu Anda membakar kalori, bahkan setelah sesi olahraga sudah usai. Hal ini dikenal dengan sebutan efek afterburn dalam dunia olahraga.

8. Menjaga kestabilan gula darah
Angkat barbel ternyata bisa menstimulasi produksi otot putih dalam tubuh. Jenis otot ini akan membantu Anda menjaga kestabilan gula darah.

Perlu diketahui, otot putih “melahap” gula darah ntuk memproduksi energi. Jadi, kadar gula darah di dalam tubuh Anda bisa terjaga dengan keberadaan otot putih ini.

9. Mempermudah aktivitas sehari-hari
Bagi wanita, latihan angkat barbel bisa memudahkan kegiatan sehari-hari. Sebab, angkat barbel bisa meningkatkan kekuatan Anda dan membuat pekerjaan sehari-hari lebih “enteng”.

Misalnya, menggendong bayi terasa jadi lebih ringan, dibandingkan sebelumnya. Mengangkat pakaian kotor ke mesin cuci pun jadi terasa tidak berat lagi.

10. Meredakan nyeri sendi
Baru-baru ini, sebuah riset membuktikan kalau angkat barbel dan beban lainnya bisa meredakan nyeri sendi. Bahkan, studi itu mengikutsertakan penderita artritis untuk langsung mencoba angkat barbel.

Sebab dengan otot yang kuat, para penderita artritis jadi bisa menjaga kesehatan sendi mereka saat beraktivitas, sehingga nyeri sendi dapat dicegah.

Setelah melihat manfaat angkat barbel di atas, tidak ada salahnya untuk Anda mulai membiasakan diri mengangkat beban saat sedang olahraga. Ingat, jangan paksakan tubuh Anda. Mulailah dari barbel yang ringan terlebih dahulu. Jika merasa kekuatan otot sudah meningkat, barulah Anda boleh coba “naik level” ke barbel yang lebih berat.

SEHATQ


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT