Air Asia Perkenalkan Layanan Tanpa Kontak Antar Orang di Bandara
TEMPO.CO | 16/05/2020 22:37
Air Asia berencana mengoperasikan secara terbatas rute domestik di Indonesia dan beberapa negara lainnya, namun bergantun izin dari otoritas setempat. Foro: @airasia
Air Asia berencana mengoperasikan secara terbatas rute domestik di Indonesia dan beberapa negara lainnya, namun bergantun izin dari otoritas setempat. Foro: @airasia

TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan bertarif rendah Air Asia akan meluncurkan beberapa layanan perjalanan tanpa kontak, seperti kios tanpa kontak, opsi pembayaran tanpa kontak, Sistem Rekonsiliasi Penumpang (PRS), serta peningkatan fitur pada aplikasi seluler.

Dikutip dari Business Travellersemua layanan itu bakal dilansir bagi para pelancong di tengah krisis virus corona. Air Asia mengatakan kios tanpa kontak sekarang tersedia di semua bandara di Malaysia, Thailand, Filipina, Indonesia dan Jepang.

Wisatawan dapat menggunakan kios ini untuk mencetak boarding pass dan tag bagasi setelah check-in secara online, melalui situs web maskapai atau aplikasi seluler Air Asia.

Maskapai ini juga telah mengatur opsi pembayaran tanpa kontak termasuk pembayaran Wave untuk AliPay dan WeChat Pay di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 (klia2) di Malaysia. Air Asia dalam situsnya mengatakan berencana untuk memperkenalkan opsi ini ke bandara lain "secara bertahap". Ia juga mengatakan opsi seperti BigPay dan Touch N Go juga akan "segera tersedia".

Prosedur perjalanan tanpa kontak lainnya adalah Sistem Rekonsiliasi Penumpang (PRS) yang akan tersedia di klia2, diikuti segera oleh bandara-bandara lain di Malaysia tempat Air Asia beroperasi.

PRS tidak memerlukan pertukaran boarding pass antara penumpang dan keamanan penerbangan, karena hanya perlu memindai penumpang saja. Air Asia mengatakan bahwa mereka juga telah mendigitalkan proses boarding, dengan memindai semua boarding pass di gerbang. Dan tak lagi mengumpulkan fisik tiket. 

Operator Air Asia Malaysia mengatakan aplikasi seluler juga akan melihat peningkatan pada akhir Mei. Air Asia akan menggunakan aplikasi yang dapat memindai paspor penumpang. Maskapai ini mengatakan ada juga rencana untuk secara progresif menambah fitur-fitur lain, seperti kemampuan pemindaian visa perjalanan dalam waktu dekat.

Alat pemindai tiket milik Air Asia meminimalkan kontak antara petugas dan penumpang. Foto: Business Traveller

Kepala operasional Air Asia Group Javed Malik mengatakan selain langkah-langkah keamanan ketat yang ada di lapangan, "Kami senang memperkenalkan prosedur tanpa kontak kami yang perbarui untuk memberikan rasa aman, pengalaman aman, efisien, dan tanpa kontak untuk penumpang kami di seluruh wilayah," ujarnya.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT