Pakai Masker Bukan Berarti Terlindungi dari Corona, Cek Kesalahan Lainnya
TEMPO.CO | 04/05/2020 03:00
Ilustrasi wanita memakai masker. shutterstock.com
Ilustrasi wanita memakai masker. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Seperti yang dianjurkan pemerintah untuk menggunakan masker kain atau penutup wajah di tempat umum diharapkan dapat membantu memperlambat penyebaran virus corona baru atau COVID-19. Namun, jika hanya menutupi mulut Anda dengan syal longgar atau bandana tidak cukup untuk menyaring kuman dan memblokir tetesan pernapasan yang menyebabkan virus agar tidak menyebar ke orang lain.

Beberapa jenis masker penutup wajah lebih baik daripada tidak sama sekali. Namun Anda dapat meningkatkan efektivitas masker wajah buatan Anda dengan beberapa tips pemakaian dan perawatan. Melansir laman Real Simple, berikut ini beberapa hal yang harus dilakukan dan dihindair ketika mengenakan masker wajah buatan sendiri supaya berfungsi maksimal.

Cara menggunakan masker wajah yang aman

1. Gunakan masker dengan beberapa lapisan kain

Apakah Anda menjahit masker Anda sendiri, membuat versi tanpa menjahit, atau membeli yang sudah jadi, masker kain harus mencakup beberapa lapisan kain untuk perlindungan terbaik, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC. Satu studi yang diterbitkan oleh American Chemical Society menemukan bahwa menambahkan lapisan kain tambahan meningkatkan keefektifan dalam memblokir partikel-partikel yang ada di udara, dan bahan-bahan tenun yang lebih rapat, seperti katun dengan benang tinggi, menawarkan penyaringan yang lebih baik.

2. Jangan pakai masker kendur

Bahkan masker yang terbuat dari bahan pelindung terbaik hanya efektif jika pas saat digunakan. Studi yang sama menemukan bahwa celah di sekitar tepi masker dapat menurunkan efisiensinya hingga lebih dari 50 persen. Untuk yang paling pas, masker wajah harus benar-benar menutupi hidung dan mulut Anda, meraih di bawah dagu Anda, dan kencangkan dengan kuat di belakang telinga atau kepala menggunakan ikatan atau loop elastis.

Masker yang tidak pas juga dapat menyebabkan kacamata Anda berembun saat bernafas. Agar lensa Anda tetap jernih, pastikan masker Anda pas di sekitar hidung dan kulit di bawah mata Anda. Beberapa masker memiliki strip logam yang bisa ditekuk yang bisa Anda bentuk di sekitar pangkal hidung Anda. Anda dapat mencapai efek ini pada masker buatan sendiri dengan menambahkan pembersih pipa di bagian atas. Selain itu, pastikan masker Anda terbuat dari bahan yang dapat bernafas sehingga udara dapat melewati bahan alih-alih ke arah kacamata Anda.

3. Tambahkan filter pada masker

Filter menyediakan lapisan perlindungan ekstra yang dapat membantu masker wajah Anda menangkap partikel-partikel udara. Anda dapat menggunakan berbagai bahan rumah tangga sebagai filter masker wajah buatan sendiri, termasuk handuk kertas, filter kopi, dan stoking nilon. Sebelum menambahkan filter ke masker Anda, periksa apakah Anda dapat bernapas melalui bahan untuk memastikan udara melewati filter bukannya di sekitarnya. Tempatkan filter di antara lapisan-lapisan kain, dan pastikan dilepas sehingga Anda dapat membuang dan menggantinya setelah digunakan.

4. Jangan sentuh wajah saat pakai masker

Menyentuh wajah Anda dapat memindahkan kuman dari tangan Anda ke mulut atau hidung dan meningkatkan peluang Anda untuk sakit, jadi cobalah untuk tidak gelisah dengan topeng Anda begitu sudah aktif. Saat melepaskan masker wajah Anda, hindari menyentuh bagian kain (di mana kuman mungkin terperangkap), tapi sentuh bagian loop atau ikatan telinga. Berhati-hatilah untuk tidak menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda saat Anda melepasnya, dan selalu cuci tangan Anda segera sesudahnya.

5. Sering mencuci masker

Masker kain harus sering dicuci (idealnya setiap kali digunakan) untuk membersihkannya dari kuman. Anda dapat membersihkan masker kain Anda dengan melemparkannya ke mesin cuci atau mencuci pakai tangan dengan air hangat dan deterjen. Hindari penggunaan bahan kimia yang keras seperti pemutih atau hidrogen peroksida, yang dapat menurunkan serat kain dan mengurangi efektivitas masker. Jika masker sekali pakai, Anda harus membuangnya segera setelah digunakan.

6. Jangan mengandalkan masker untuk perlindungan lainnya

Cukup mengenakan masker wajah tidak berarti Anda sepenuhnya dilindungi dari kuman (atau dibebaskan dari penyebarannya ke orang lain). Cara perlindungan yang paling efektif terhadap virus corona masih menjaga jarak sosial dan sering mencuci tangan. Dan, seperti biasa, tetap di rumah jika Anda merasa sakit.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT