5 Tahap Berbuka Puasa Sehat, Mulai dari Minuman, Buah dan Karbo
TEMPO.CO | 02/05/2020 04:40
Ilustrasi buka puasa. Shutterstock
Ilustrasi buka puasa. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Bagi Anda yang menjalani puasa Ramadan tentu berharap  tetap sehat menjalaninya selama satu bulan penuh. Hal ini tak lepas dari menu berbuka puasa yang tepat.

Saat berbuka puasa, ingatlah jangan langsung menyantap makanan berlemak tinggi dan tinggi gula. Supaya memudahkan, Anda bisa membuat daftar makanan yang tepat setiap minggu. Selain itu ada beberapa cara lain, seperti dilansir dari laman Arab News berikut ini.


1. Mulailah dengan minuman
Hidrasi harus menjadi prioritas pertama Anda segera setelah Anda diizinkan makan dan minum lagi yakni pada waktu berbuka. Air adalah kunci, jadi mulailah dengan satu atau dua gelas. Pertimbangkan menambahkan buah atau sayuran untuk smoothie, atau satu sendok bubuk protein, untuk menambah rasa dan mendapatkan kalori cepat dan sehat yang sangat dibutuhkan.

2. Pilih beragam buah
Enyahkan hidangan mengandung tinggi gula. Pilih buah-buahan untuk mendorong energi dan hidrasi yang sangat tubuh butuhkan. Kurma menjadi rekomendasi sebagian besar pakar kesehatan untuk berbuka puasa karena kadar gula dan nutrisi alami yang tinggi.

Namun, jika tak ada kurma, jangan ragu menggantinya dengan buah lain misalnya mangga, leci, ceri, pir, atau anggur untuk efek yang sama. Ganti buah setiap beberapa hari untuk mendapatkan manfaat dari beragam nutrisinya.

3. Sup
Mulailah dengan hidangan yang sederhana misalnya sup untuk menghindari Anda terkena gangguan pencernaan karena langsung menyantap makanan berat dengan perut kosong. Sup juga bisa menjadi cara hebat untuk terhidrasi. Pilihlah sup sayuran, ayam, daging sapi dan kaldu tulang, atau miso untuk makanan padat nutrisi.

4. Keseimbangan adalah kunci
Penting untuk diingat, Anda tidak bebas untuk melahap makanan tanpa henti setiap malam karena Anda pasti akan menambah berat badan. Jauhi makanan cepat saji berlemak tinggi seperti cheeseburger dan keripik.

Sebaiknya pilihlah makanan kaya protein seperti tahu, kacang-kacangan atau daging tanpa lemak untuk mempertahankan massa otot. Lalu, asupan lemak harus berasal dari pilihan sehat seperti kacang, ikan, dan alpukat.

5. Asupan karbohidrat
Selama masa puasa, tubuh akan menggunakan glikogen (karbohidrat yang disimpan) untuk energi dan aktivitas otak, jadi penting untuk mengganti simpanan yang habis. Tambahkan banyak sayuran ke dalam makanan Anda serta asupan karbohidrat sehat seperti nasi merah, quinoa, pasta gandum atau kentang manis.

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT