Menderita Tiroid? Ini 3 Makanan yang Disarankan untuk Buka Puasa
TEMPO.CO | 28/04/2020 21:30
Ilustrasi tiroid. Shutterstock
Ilustrasi tiroid. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Bulan puasa mungkin menjadi tantangan tersendiri bagi para penderita tiroid. Tiroid adalah masalah kesehatan yang berhubungan dengan metabolisme. Itu berarti, ketidakseimbangan hormon akan berpengaruh pada cara tubuh menyerap nutrisi.

Adapun dampak signifikan dari hal ini berupa tubuh yang lemas dan ketidakmampuan tubuh dalam menahan nafsu makan. Oleh karena itu, sangat penting bagi pasien tiroid untuk memilih makanan yang tepat selama bulan puasa agar zat gizi terserap dengan baik dan puasa berjalan lancar.

Melansir dari situs Health Line dan Very Well Health, berikut adalah beberapa pilihan makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi saat buka puasa.

  1. Susu dan telur
    Dua asupan yang cocok dikonsumsi saat berbuka adalah susu dan telur. Sebab, kedua makanan ini dikenal tinggi kandungan yodium. Adapun yodium amat dibutuhkan pasien tiroid lantaran jumlah garam pada tubuh sangat minim akibat telah diserap terlebih dahulu oleh hormon tiroid sebelum diproses oleh tubuh. Sedangkan kita tahu, garam alami di dalam tubuh berfungsi untuk mengatasi kelelahan dan mencegah kulit kering yang amat penting selama puasa.

  2. Ikan
    Ikan tuna dan sarden sangat disarankan untuk dikonsumsi pasien tiroid. Ini dikarenakan keduanya mengandung tinggi selenium dan bisa diserap tubuh sebelum diambil oleh kelenjar tiroid. Selenium sendiri bertindak layaknya antioksidan atau radikal bebas sehingga berbagai masalah kesehatan bisa dicegah selama berpuasa.

  3. Daging
    Entah daging ayam ataupun daging sapi, keduanya sangat cocok untuk penderita tiroid. Hal tersebut dipicu oleh kandungan tinggi zinc pada daging. Adapun zinc juga mudah diserap tubuh meski terdapat ketidakseimbangan hormon tiroid. Zinc sendiri berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah diare, salah satu masalah kesehatan yang sering muncul selama puasa.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | HEALTHLINE | VERYWELLHEALTH

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT