Anak Nonton Televisi Terlalu Dekat, Awas Tanda Mata Malas
TEMPO.CO | 13/04/2020 18:19
Ilustrasi anak perempuan dan laki-laki melihat telepon pintar. (Unsplash/Tim Gouw)
Ilustrasi anak perempuan dan laki-laki melihat telepon pintar. (Unsplash/Tim Gouw)

TEMPO.CO, Jakarta - Amblyopia atau dikenal dengan sebutan mata malas (lazy eyes) adalah kondisi penglihatan berkurang di satu mata yang disebabkan oleh perkembangan visual yang abnormal di awal kehidupan. 

Lazy eyes umumnya dikenali atau muncul sejak lahir hingga usia 7 tahun. Menurut Dokter Spesialis Mata Zoraya Ariefia Feranthy, hal tersebut menjadi penyebab utama penurunan penglihatan di kalangan anak-anak. 

"Orang tua harus mengetahui kemampuan melihat terbaik anak seperti apaa. Sebab kalau anak kan juga bisa mengenali objek secara langsung meski masih kecil, jadi usia balita sudah mulai bisa dideteksi," ungkap Zoraya dalam Instagram Live Mommiesdaily, Rabu 8 April 2020.

Tanda apa yang perlu diketahui jika anak Anda mengalami mata malas?
Soraya mengatakan tanda yang paling mudah diketahui ialah jika anak nonton televisi terlalu dekat, mata sering berkedip, sering mengucek mata, tidak bisa membedakan warna kontras, mata menjadi sering lelah.

"Mata malas berkembang karena pengalaman visual yang abnormal di awal kehidupan yang mengubah jalur saraf antara lapisan tipis jaringan (retina) di bagian belakang mata dan otak," lanjut Zoraya.

Mata yang lebih lemah menerima lebih sedikit sinyal visual. Akhirnya, kemampuan mata untuk bekerja bersama menurun, dan otak menekan atau mengabaikan masukan dari mata yang lebih lemah.

"Pemeriksaan mata disesuaikan usia masing-masing, paling mudah disentuh bagian tengah mata jika sekilas blind maka ada masalah di matanya. Kalau di masa kehamilan ada riwayat penyakit tertentu bisa diperiksa lebih dini untuk kondisi anak dalam kandungan," jelas Zoraya.

Zoraya juga menyarankan Anda perlu menemui dokter anak jika Anda melihat mata anak memilki tanda di atas. Pemeriksaan penglihatan sangat penting jika ada riwayat keluarga mata juling, katarak masa kanak-kanak atau kondisi kesehatan mata lainnya.

"Untuk semua anak, pemeriksaan mata lengkap dianjurkan antara usia 3 dan 5 tahun. Diagnosis dan perawatan dini dapat membantu mencegah masalah jangka panjang dengan penglihatan anak Anda. Mata dengan penglihatan yang lebih buruk biasanya dapat dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak, atau terapi penambalan," jelasnya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT