Belanja Online, Ini 3 Hal Paling Laris di Tokopedia saat Corona
TEMPO.CO | 09/04/2020 08:30
Tokopedia akan menerapkan Growth Mindset dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.
Tokopedia akan menerapkan Growth Mindset dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.

TEMPO.CO, JakartaBelanja online dapat menjadi alternatif untuk mengurangi risiko penyebaran virus di tempat ramai. Perusahaan teknologi Indonesia dengan marketplace, Tokopedia, mengumumkan kategori produk paling diminati masyarakat selama pandemi virus corona alias COVID-19 berlangsung, pada Maret 2020.

VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, mengatakan, kesehatan, keperluan rumah tangga, makanan dan minuman merupakan 3 kategori produk yang meningkat signifikan selama Maret ini. "Pada kategori perawatan kesehatan dan pribadi misalnya, terjadi kenaikan transaksi hampir 3 kali lipat,” kata Nuraini dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 8 April 2020

Selain dapat menekan penyebaran COVID-19, belanja daring juga bisa mendorong bisnis lokal tetap beroperasi secara online. Hal ini dibuktikan dari peningkatan jumlah penjual baru pada kategori perawatan kesehatan dan pribadi sebesar hampir 2,5 kali dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

“Kami juga saat ini mengadakan kampanye #JagaEkonomiIndonesia untuk mendorong lebih banyak lagi masyarakat berani menciptakan peluang di ranah online agar roda ekonomi tetap berjalan di tengah pandemi seperti ini,” kata Nuraini.

Hand sanitizer, vitamin dan masker adalah produk yang banyak dicari masyarakat di kategori kesehatan. Nilai penjualan masker tercatat meningkat 197 kali dibanding bulan-bulan sebelumnya selama Maret. Di sisi lain, ada satu waktu dimana dalam 42 menit, 72 ribu hand sanitizer terjual habis. Pembeli hand sanitizer paling jauh berasal dari Merauke.

Dalam kategori keperluan rumah tangga, produk paling diburu mencakup disinfektan, tisu dan air purifier, sedangkan dari kategori makanan dan minuman, daging sapi, jahe dan kurma mengalami peningkatan signifikan.

Lebih dari 100 ton daging sapi terjual di Tokopedia selama bulan Maret 2020. Jumlah jahe yang terjual pun mencapai 60 ton, setara dengan jumlah jahe yang dibutuhkan untuk membuat jamu empon-empon bagi seluruh masyarakat Kota Sukabumi.

Selain itu, selama pandemi berlangsung, Tokopedia membuka dua kanal berdonasi untuk mengajak masyarakat bersama melawan pandemi, yaitu lewat fitur ‘Bantu Pejuang COVID-19’ dan halaman Checkout Tokopedia. Sampai akhir Maret, lebih dari 400 ribu masyarakat telah berdonasi dan lebih dari Rp 5 miliar donasi terkumpul untuk yang terdampak, terutama para tenaga medis.

Tokopedia juga memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan tanpa harus ke luar rumah lewat Bebas Ongkir. Selama bulan Maret, total jarak pengiriman barang dengan Bebas Ongkir, yaitu lebih dari 2,5 juta kilometer, setara dengan 63 kali keliling bumi.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT