Cerita Soraya Larasati Mengalami Pelecehan Seksual Saat Berlari
TEMPO.CO | 06/04/2020 05:05
Selebritii Soraya Larasati ditemui saat peluncuran busana Syari kolaborasi IM Syari dengan Dhini Aminarti di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, 22 Januari 2019. TEMPO/Nurdiansah
Selebritii Soraya Larasati ditemui saat peluncuran busana Syari kolaborasi IM Syari dengan Dhini Aminarti di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, 22 Januari 2019. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Soraya Larasati mengalami pelecehan seksual saat lari pagi. Aktris dan presenter yang rutin berlari ini mengungkapkan pengalamannya itu melalui Instagram-nya, Minggu 5 April 2020. 

"Hari ini banyak pelajaran yang diambil. Dari berlari long run sekitaran komplek perumahan yang biasanya aman sentosa tidak pernah ada masalah. Kini menjadi “perhatian” besar buat aku dan sekaligus “tamparan”. Di tengah wabah covid-19 yang mengharuskan kita untuk #dirumahaja. Ternyata bukan hanya untuk melindungi kesehatan kita. Tapi melindungi kita dari tindakan kriminalitas yang ternyata makin meningkat," tulis Soraya Larasati dalam keterangan unggahan tersebut. 

Istri Doni Amaldi ini menceritakan suasana pagi di sekitar komplek perumahannya yang merupakan jalan umum dan banyak lalu lalang kendaraan. Namun saat peristiwa itu tidak seramai biasanya. "Saya merasa mendapat perlakuan “pelecehan seksual” dari pengendara motor berhelm tertutup yang dengan sengaja menyentuh bagian dada saya kemudian langsung kabur begitu saja," ujar Soraya yang tak sempat foto plat nomor kendaraannya. "Karena shock banget."

Soraya Larasati melanjutkan, kejadian tersebut berlangsung saat ia tengah fokus berlari. "Tiba-tiba ada yang mencomot bagian dada saya dari belakang. Tepatnya lokasi di sektor 5 Bintaro depan STAN yang padahal ada lalu lalang kendaraan," ujarnya tang berlari bersama suami dan teman, namun tidak bersamanya saat kejadian. 

Ibu satu anak ini mengaku tiak berniat menuntut apa-apa dari pelaku, sebab ia percaya azab Allah pasti nyata. Soraya juga mendoakan semoga diberikan hidayah karena azab Allah sangat pedih. "Menurut aku apa yang aku alami adalah pengalaman yang menurut saya berbahaya sekali, mengingat kita wanita, dan bisa saja tindakan kriminalitas ini menjadi meningkat sampai level yang astagfirullah kita takut untuk membayangkannya, ucapnya.

Soraya Larasati menekankan dari kejadian yang dialaminya yang perlu menjadi perhatian, hal tersebut bisa terjadi sama siapa saja terlebih dirinya berhijab dan berpakaian longgar. Dia pun mengingatkan agar lebih baik berolahraga di rumah. "Ataupun mau di luar komplek, sebisa mungkin lawan arus kendaraan supaya bisa lebih waspada. Dan sebaiknya ditemani mahram agar bisa melindungi diri," tulisnya mengakhiri keterangan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT