Para Perempuan Inspiratif versi Twitter, Politikus hingga Atlet
TEMPO.CO | 08/03/2020 09:25
Anggun Cipta Sasmi meraih penghargaan “Outstanding Contribution to Performing Arts” di ajang Asian TV Awards 2020 di Manila, Filipina, Ahad, 12 Januari 2020. Instagram/@anggun_cipta
Anggun Cipta Sasmi meraih penghargaan “Outstanding Contribution to Performing Arts” di ajang Asian TV Awards 2020 di Manila, Filipina, Ahad, 12 Januari 2020. Instagram/@anggun_cipta

TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak perempuan Indonesia yang menginspirasi sesamanya agar tidak takut melangkah. Memperingati Hari Perempuan Internasional  8 Maret, Twitter memberikan sorotan kepada para perempuan inspiratif ini dalam profesi dan passion mereka. Ada politikus, penyanyi, aktivis, komika, hingga pekerja media.

Dengan keberanian, kisah unik, serta kreativitas mereka; cerita-cerita tersebut membangkitkan semangat dan menginspirasi banyak perempuan terhadap peran mereka di era modern. 

Twitter dan @UN_Women juga meluncurkan emoji spesial di hari Perempuan Internasional itu.

Banyak pencapaian hebat dapat terjadi ketika perempuan bersatu dan saling mendukung satu sama lain. Twitter yang bersifat real-time dan global adalah tempat di mana para perempuan dapat menciptakan pembicaraan berbobot dan berpengaruh tentang isu-isu penting seperti hak perempuan, pendidikan, kepedulian lingkungan, hingga olahraga. 

Berikut ini adalah daftar dari beberapa perempuan inspiratif Indonesia dari berbagai industri dan profesi yang dirilis Hari Perempuan Internasional

Alissa Wahid (@AlissaWahid)

Alissa Wahid. TEMPO/Nurdiansah

Alissa Wahid secara konsisten mengajak kaum perempuan untuk lebih aktif  berpartisipasi dalam pembangunan. Selain sebagai psikolog, Alissa juga aktif dalam gerakan masyarakat seperti membina sektor pendidikan di Yogyakarta, seperti SD Tumbuh, Fastrack Funschool dan Yogyakarta Community School.

Berbeda dengan adiknya Yenny Wahid yang berfokus di bidang politik, Alissa memilih fokus di dunia pendidikan, dan kebudayaan.

 Tunggal Pawestri (@tunggalp)

Tunggal Pawestri merupakan aktivis yang sering mengutarakan pandangannya mengenai perempuan, politik, keberagaman dan kesetaraan gender.

Tunggal telah aktif sebagai aktivis sosial dan kemanusiaan semenjak menjadi mahasiswa pada tahun 1998 karena didorong pemikiran bahwa perempuan juga punya peran penting bagi kemajuan bangsa dan lingkungan sekitar. 

Greysia Polii (@GreysPolii)

Pebulu tangkis Greysia Polii berlatih untuk persiapan Kejuaraan Beregu Asia 2020 Filipina di Cipayung, Jakarta, Kamis 6 Februari 2020. PBSI optimistis tim putra dan putri Indonesia dapat juara di masing-masing grup dalam kejuaraan yang juga digelar sebagai kualifikasi Piala Thomas dan Uber zona Asia. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Greysia Polii adalah salah satu contoh perempuan yang pantang menyerah. Setelah sukses meraih medali emas dari cabang olahraga bulu tangkis, Greysia telah menginspirasi para perempuan di seluruh Indonesia.

Kesuksesnnya menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan pantang menyerah, tidak ada hal yang mustahil untuk dapat meraih impian. Untuk menginspirasi perempuan lainnya, ia kerap berbagi perjalanan karirnya sebagai atlet di Twitter.

Ainun Chomsun (@ainunchomsun)

Setelah mendalami ilmu periklanan dan ditambah dengan minatnya terhadap pendidikan, Ainun tergerak untuk mendirikan Akademi Berbagi (@akademiberbagi) untuk memajukan generasi Indonesia.

Akademi Berbagi adalah sebuah gerakan untuk berbagi ilmu bagi mereka yang selalu ingin belajar dan mempunyai passion di dunia belajar mengajar. 

Nila Tanzil (@nilatanzil)

Kegemaran membaca membuat Nila Tanzil mewujudkan mimpinya: membangun taman baca di Indonesia bagian timur. Nila Tanzil adalah pendiri Taman Baca Pelangi (TBP) @pelangibook yang tersebar di Indonesia Timur. Hingga kini, sudah berdiri sebanyak 81 taman baca. Ia mengatakan, melalui TBP, ada harapan besar akan tumbuh minat baca anak, kebiasaan membaca, dan menyediakan akses buku bacaan berkualitas untuk anak-anak di daerah terpencil di Indonesia bagian timur.

Ligwina Hananto (@mrshananto)

Seorang perencana keuangan independen yang merangkap menjadi stand-up comedian. Ligwina Hananto mendirikan Quantum Magna Financial (include link ke QM Financial) untuk berbagi ilmu tentang dan manajemen finansial.

Melalui akun Twitternya, ia juga kerap memberikan informasi mengenai keuangan kepada pengikutnya, dan juga beropini mengenai menyuarakan hak-hak perempuan. Saat ini, Ligwina tengah melakukan tur bertajuk “Uang Perempuan.” 

Sakdiyah Ma'ruf (@sakdiyahmaruf)

Pernah disebut sebagai salah satu perempuan inspiratif dan berpengaruh versi salah satu media di Indonesia, Sakdiyah merupakan komedian perempuan tunggal Muslim pertama di Indonesia yang menggunakan komedi sebagai cara untuk menantang ekstremisme Islam dan kekerasan terhadap perempuan.

Agnez Mo (@agnezmo)

Agnez Mo berpose saat menghadiri American Music Awards 2019 di Los Angeles, California, AS, 24 November 2019. Penampilannya semakin mencuri perhatian dengan rambut yang dikepang dengan gaya dreadlock. headlineplanet

Agnes Monica atau Agnez Mo merupakan salah satu kebanggan industri musik Indonesia yang sukses di kancah internasional. ia telah menginspirasi musisi serta para perempuan Indonesia untuk bebas bermimpi setinggi mungkin dan mewujudkannya dengan kerja keras dan kreativitas.

Dengan prinsip “nilai perempuan adalah perempuan itu sendiri,” Agnes berbagi pesan-pesan positif tersebut melalui cuitannya di Twitter kepada para pengikutnya.

Anggun Cipta (@anggun_cipta)

Anggun Cipta Sasmi memutuskan membawa nama harum Indonesia ke kancah internasional (Eropa dan Amerika Serikat). Ia aktif di Twitter untuk mengekspresikan opininya dalam mengajak perempuan Indonesia untuk lebih menghargai diri mereka masing-masing.

Di mata Anggun, seorang perempuan tidak hanya soal penampilan cantik dan postur tubuh ideal, namun juga harus memiliki pengetahuan luas dan kecerdasan. 

Aulia Halimatussadiyah (@salsabeela)

Dikenal sebagai inisiator @GirlsInTechID, Aulia adalah penemu dan CMO dari situs untuk berbagi cerita yang bernama @StorialCo dan @ NulisBuku sebagai tempat untuk mencetak buku/karya tulis.

Dia juga dikenal sebagai perintis dalam menggiatkan wanita untuk berkarir di dunia digital. Di Twitter, Aulia sering membagikan cerita-cerita inspirasional melalui berbagai utas yang dicuitkan.

Lucy Wiryono (@lucywiryono)

Berawal dari pengalamannya menyantap wagyu yang sangat nikmat, namun mahal, memberikan inspirasi untuk menjalankan bisnis wagyu dengan harga terjangkau. Lucy adalah seorang penggiat bisnis yang bergerak di bidang kuliner dengan usaha seperti @steakholycow, @ theholyribs, dan @Flipburger_id.

Minat Lucy pada olahraga dia tunjukkan lewat perannya sebagai pembawa acara olahraga khususnya terkait MotoGP. Dia kerap berbagi pengalaman bisnis lewat platform Twitter.

Najeela Shihab (@NajelaaShihab)

Najeela, atau yang biasa dipanggil Elaa merupakan pendidik yang mendirikan Sekolah Cikal ketika berusia 23 tahun. Elaa mendedikasikan diri dalam bidang pendidikan Indonesia demi meningkatkan kualitas dan kesetaraan bagi masyarakat Indonesia.

Bagi Elaa; pendidikan adalah belajar, bergerak, dan bermakna. Pendidik adalah kita, semua murid semua guru.

Saras Dewi (@sarasdewi)

Saras Dewi merupakan penyanyi, aktivis, sekaligus dosen Filsafat di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Saras beberapa kali menyuarakan hak perempuan, agama, dan isu lingkungan melalui akun Twitternya.

Dewi Lestari (@deelestari)

Dewi Lestari (Dok. Pribadi)

Dewi Lestari memulai karir sebagai penyanyi dan pencipta lagu, dia pun melanjutkan dengan menerbitkan sembilan buku, termasuk seri Supernova yang sangat terkenal.

Karena karya-karyanya, Dewi Lestari terpilih sebagai penulis buku favorit dalam Anugerah Pembaca Indonesia tahun 2015.

Ika Natassa (@Ikanatassa)

Ika adalah seorang bankir sekaligus penulis novel-novel terkenal seperti Twivortiare, Twivortiare 2, The Architecture of Love, dan Critical Eleven. Sampai saat ini, Ika Natassa sudah menulis delapan novel, dan dua di antaranya sudah dimainkan di layar lebar Indonesia. Hobinya untuk bereksperimen dengan gaya menulis membuat ia menulis Twivortiare dan Twivortiare 2 menggunakan platform Twitter. 

Grace Natalie (@grace_nat)

Grace Natalie menjabat sebagai ketua umum dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan latar belakang yang kuat di jurnalistik.

Grace secara konsisten mengajak generasi muda untuk berpikir kritis dan berkontribusi kepada negara lewat politik melalui aktivitas-aktivitas bersama partai dan melalui platform Twitter. 

Mari Elka Pangestu (@mari_pangestu)

Sosok Mari Elka Pangestu dikenal sebagai figur perempuan kuat di Bank Dunia. Setelah sukses menorehkan prestasi sebagai Menteri Dagang Indonesia, ia kini meneruskan perjuangannya sebagai Managing Director untuk Perkembangan Kebijakan dan Kemitraan di Bank Dunia. Beliau sering berbagi cerita-cerita inspirasional yang menarik, dan aktivitas kesehariannya di Twitter.

Mira Lesmana (@mirles)

Mira Lesmana produser film berpose dengan teaser film AADC kedua di rumah produksi film Miles Productions di Jakarta, 11 Februari 2016. TEMPO/Nurdiansah

Menurut Mira, sebagai karya seni, sinema menjadi refleksi dan representasi kehidupan manusia dan perempuan memegang peranan penting di industri film Indonesia.

Mulai dari petualangan Sherina, Ada Apa Dengan Cinta, Laskar Pelangi, dan berbagai karya box office lainnya; Mira telah memukau para pecinta film Indonesia dengan karya-karyanya yang relevan, modern, dan sesuai selalu punya pesan khusus. 

Nia Dinata (@tehniadinata)

Sinema berperan sebagai penyampai informasi serta sarana edukasi yang persuasif. Hal ini telah sukses dipersembahkan oleh Nia Dinata, seorang sutradara ternama Indonesia yang terkenal dengan karya-karya yang sering mengangkat isu-isu terkait perempuan; mulai isu kekerasan hingga hak-hak perempuan dalam pernikahan. Belajar tentang film di Universitas New York, Nia sukses mempersembahkan film-film berkualitas seperti Arisan!, Berbagi Suami, Janji Joni dan lain sebagainya. Melalui Berbagi Suami, Nia mendapatkan penghargaan Best Feature dalam ajang Hawaii International Film Festival di tahun 2006.

Desi Anwar (@desianwar)

Desi dikenal sebagai perempuan tangguh yang mampu memberikan contoh baik bagi profesi jurnalisme, reporter, dan pembawa acara di industri media.

Kemampuan Desi memberikan inspirasi kepada perempuan untuk berani berkarir dan maju di bidangnya masing-masing telah memberikan manfaat bagi banyak orang. Di Twitter, Ia sering berbagi tentang kondisi terkini, politik, dan aktivitasnya sehari-hari. 

Uni Lubis (@unilubis)

Dalam beberapa kesempatan, Uni Lubis yang merupakan sosok jurnalis senior saat ini berperan sebagai Pemimpin Redaksi IDN Times.

Ia mengutarakan bahwa dirinya selalu terpanggil untuk membesarkan wadah berkumpulnya jurnalis perempuan senusantara. Uni kerap berbagi pandangannya terkait sektor ekonomi, politik, bisnis, dan media di akun Twitter dan juga blognya.

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT