6 Makanan Pokok Indonesia Nasi hingga Sagu, Mana Paling Sehat?
TEMPO.CO | 06/03/2020 05:35
Ilustrasi nasi merah. shutterstock.com
Ilustrasi nasi merah. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kebanyakan orang Indonesia mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok. Tapi sebenarnya ada banyak sumber karbohidrat lain yang jadi makanan sehari-sehari, seperti ubi, singkong, hingga pisang. Seperti nasi, makanan tersebut juga disajikan bersama dengan lauk-pauk dan sayur. 

Meski nasi dikonsumsi paling banyak, sesungguhnya semakin bervariasi makanan, semakin baik untuk kesehatan.
Jadi, untuk Anda yang sudah siap memberikan lebih banyak warna dan rasa pada makanan, coba kenali berbagai makanan pokok Indonesia di bawah ini. Mana yang paling sehat?

1. Nasi

Sebenarnya tidak hanya di Indonesia, nasi juga menjadi makanan pokok di banyak negara di dunia, terutama di benua Asia. Hal ini tidak mengherankan. Sebab, nasi putih memang bisa menjadi sumber energi yang baik untuk tubuh.

Dalam seporsi nasi atau sekitar 200 gram nasi putih, terdapat hampir 250 kalori dan 53,2 gram karbohidrat. Sayangnya, nasi putih juga tinggi gula, sehingga tidak disarankan untuk penderita diabetes atau orang yang sedang membatasi asupan gula.

Saat ini sudah tersedia berbagai jenis nasi yang lebih sehat dari nasi putih seperti nasi merah, hitam, hingga nasi coklat. Jadi, jika Anda bosan dengan nasi putih, cukup ganti jenis nasi sebagai variasi baru yang lebih sehat.

2. Singkong

Di banyak bagian di Indonesia, singkong menjadi makanan pokok. Tumbuhan akar ini biasa diolah menjadi berbagai masakan mulai dari singkong goreng, singkong rebus, hingga tiwul.

Singkong merupakan salah satu makanan paling padat nutrisi. Dalam sekitar 100 gram singkong terkandung 40 gram karbohidrat, 165 kalori dan 2 gram serat, gula, dan protein.

3. Sagu

Sagu banyak dijadikan sebagai makanan pokok di daerah Indonesia bagian timur. Makanan yang didapatkan dari pohon bernama sama ini, biasa diolah menjadi papeda dan disajikan bersama ikan kuah kuning serta sayur.

Sagu sebenarnya tidak mengandung terlalu banyak nutrisi. Namun, makanan ini bisa menjadi sumber energi yang baik, karena kandungan karbohidrat dan kalorinya yang tinggi.

Di dalamnya juga sebenarnya masih terdapat mineral seperti zat besi, kalium, dan kalsium. Selain itu, sagu juga mengandung vitamin dan asam folat hanya saja jumlahnya tidak signifikan.

4. Jagung

Sudah pernah dengar makanan nasi jagung? Makanan tersebut sudah jadi makanan pokok masyarakat Madura dan beberapa daerah di Jawa Timur secara turun-temurun.

Jagung memang cocok dijadikan makanan pokok. Sebab, sedikit berbeda dari sumber karbohidrat lainnya, makanan ini juga kaya vitamin, mineral, dan serat. Dalam satu porsi jagung manis atau sekitar 160 gram, terdapat 177 kalori dan 41 gram karbohidrat.

Makanan ini juga bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin C, vitamin B1, vitamin B9, serta magnesium dan kalium harian Anda.

5. Ubi

Bagi orang yang sedang diet atau ingin mengurangi nasi, ubi bisa menjadi pengganti yang lebih sehat. Sebab, makanan ini merupakan sumber energi yang baik sekaligus memberikan Anda serat, vitamin, dan mineral.

Bahkan, ubi sangatlah kaya akan vitamin A, vitamin C, dan mineral mangan. Ketiganya sangatlah penting untuk kesehatan tubuh dan bisa mengurangi risiko munculnya berbagai penyakit berbahaya.

6. Pisang

Tahukah Anda jika pisang adalah buah paling populer sedunia? Tidak hanya dinikmati langsung sebagai makanan manis, pisang ternyata juga dijadikan makanan pokok di beberapa daerah di Indonesia.

Di beberapa negara lain di benua Afrika dan di negara-negara Amerika Selatan, buah ini juga biasa disajikan sebagai pendamping daging dan sayur. Biasanya, jenis pisang yang digunakan, tentu akan berbeda dari pisang yang biasa diolah untuk kue atau untuk dimakan langsung.
Dari berbagai nutrisi yang ada di dalamnya, pisang mengandung kalium atau yang bisa disebut juga sebagai potasium, dalam jumlah banyak. Kalium diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan di tubuh dan mengatur penyerapan dan pembuangan nutrisi di sel.

Kalium juga diperlukan untuk membantu otot berkontraksi, termasuk otot jantung. Sehingga, mineral ini juga penting untuk menjaga detak jantung tetap teratur dan menstabilkan tekanan darah.

Bagi Anda yang memiliki riwayat diabetes, sebaiknya lebih berhati-hati saat memilih makanan pokok. Sebab umumnya, makanan tersebut mengandung gula dari karbohidrat yang tinggi.

SEHATQ


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT