Bentengi Tubuh dari Virus Corona dengan 10 Makanan Berikut
TEMPO.CO | 02/03/2020 17:21
Bentengi Tubuh dari Virus Corona dengan 10 Makanan Berikut
Ilustrasi Kacang Almond. Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Ditemukannya dua warga Indonesia yang terjangkit virus corona membuat banyak orang waswas. Padahal, menjaga daya tahan tubuh tetap kuat bisa menjadi cara mencegah tubuh terinfeksi virus, termasuk virus corona baru atau COVID-19.

Dokter spesialis penyakit dalam dari RSCM, Iris rengganis, mengatakan saat daya tahan tubuh melemah maka bakteri dan virus, termasuk COVID-19, rentan masuk ke tubuh. Menurutnya, menerapkan pola hidup sehat, antara lain beristirahat yang cukup, minum cukup air putih, bisa menjaga sistem kekebalan tubuh.

Selain melalui aktivitas fisik, sistem imun tubuh juga bisa dikuatkan dengan konsumsi sejumlah makanan bernutrisi, mulai dari buah-buahan, sayuran, hingga rempah-rempah. Berikut beberapa di antaranya.

Buah-buah sitrus
Buah-buahan seperti jeruk, anggur, lemon mengandung vitamin C yang bisa membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin C, seperti dilansir Healthline, bisa meningkatkan produksi sel darah putih yang dapat menjadi kunci melawan infeksi.

Paprika Merah

Paprika merah
Tak hanya buah-buah sitrus, sayuran seperti paprika merah juga mengandung vitamin C, ditambah betakaroten. Selain untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, vitamin C dan beta karoten juga bagus untuk kulit.

Brokoli
Brokoli dipenuhi vitamin, seperti A, C, dan E, mineral, antioksidan, dan serat. Untuk menjaga nutrisi tetap terjaga, sebaiknya masaklah brokoli dengan baik.

Bawang putih
Bawang putih, selain bisa membantu melawan infeksi, juga bisa menurunkan tekanan darah dan memperlambat pengerasan pembuluh. Salah satu bumbu yang banyak digunakan di masakan Indonesia itu juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh karena konsentrasi tinggi allicin.

Jahe
Jahe dapat membantu mengurangi peradangan, sakit tenggorokan, dan radang lainnya, serta mengurangi mual. Salah satu bumbu dapur yang populer di Indonesia itu juga bisa membantu mengurangi rasa sakit kronis dan berpotensi memiliki sifat penurun kolesterol.

Ilustrasi bayam merah (sehatq.com)

Bayam
Bayam kaya vitamin C, antioksidan, dan betakaroten, yang dapat meningkatkan kemampuan melawan infeksi yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Mirip dengan brokoli, bayam adalah yang paling sehat jika dimasak sehingga bisa mempertahankan nutrisi.

Yogurt
Yogurt merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. Cobalah yogurt tawar daripada yang mengandung gula. Anda bisa memaniskan yogurt tawar dengan buah-buahan sehat dan madu. Yogurt juga sumber vitamin D, yang membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan dianggap meningkatkan pertahanan alami tubuh terhadap penyakit.

Almond
Untuk mencegah dan melawan pilek, vitamin E juga kunci menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. Vitamin ini larut dalam lemak sehingga membutuhkan kehadiran lemak untuk diserap dengan benar. Kacang-kacangan, seperti almond kaya vitamin dan juga memiliki lemak sehat. Setengah mangkuk atau sekitar 46 butir almond utuh menyediakan hampir 100 persen jumlah vitamin E harian yang disarankan.

Kunyit
Bumbu dapur berwarna kuning ini telah digunakan selama bertahun-tahun sebagai anti-inflamasi atau antiperadangan dalam mengobati osteoartritis dan artritis reumatoid. Konsentrasi tinggi curcumin, yang memberikan kunyit warna khasnya, dapat membantu mengurangi kerusakan otot akibat olahraga.

Teh hijau
Teh hijau dan hitam mengandung flavonoid atau sejenis antioksidan. Teh hijau mengandung antioksidan, yakni EGCG yang lebih kuat, untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Teh hijau juga sumber asam amino L-theanine, yang dapat membantu produksi senyawa pelawan kuman di sel T.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT