Sebab Golf Dikatakan Olahraga Mahal, Cek Biaya yang Dibutuhkan
TEMPO.CO | 19/02/2020 08:59
Ilustrasi golf. AP/Darron Cummings
Ilustrasi golf. AP/Darron Cummings

TEMPO.CO, Jakarta - Ada sejumlah faktor yang membuat olahraga golf dibilang mahal. Pertama, karena mahalnya peralatan.

Golf Division Manager Map Aktif Adiperkasa Tbk, Marina Saragih, mengatakan seperangkat peralatan golf The New XXIO eleven yang baru saja dirilis harganya Rp 38 juta. Untuk harga satuan, misal XXIO Elevenia driver harganya Rp 8,5 juta, Fairway Wood Rp 5,1 juta, hybrid Rp 3,6 juta, iron graphite Rp 19,9 juta.

Walaupun harga peralatan golf mahal, tetap saja penjualannya cukup bagus di Indonesia. Di Asia saja sudah 20 juta stik XXIO terjual. Apalagi, produk baru yang dipasarkannya, The New XXIO Elevenia, diperuntukkan bagi pegolf usia 40 tahun ke atas. Sementara produk lain yang juga diluncurkan, The New XXIO X, lebih menjangkau pegolf pemula dan lebih muda.

Kedua, harga sewa lapangan yang cukup mahal. Di Pondok Indah Golf Course, misalnya, untuk akhir pekan saja pegolf harus mengeluarkan Rp 2,3 juta sekali putaran penuh atau 18 lubang. Itupun harga anggota. Jika bukan anggota, harga sewa lapangan sebesar Rp 2,6 juta. Wajar saja jika hobi ini terbilang mahal. Bayangkan saja jika harus bermain empat kali dalam sebulan.

Terakhir, butuh waktu lama untuk mengasah kemampuan golf. Mengutip dari situs GoGolf, untuk menjadi pegolf yang mahir, menguasai teknik bermain golf dalam waktu yang lebih singkat, perlu mengikuti kursus secara rutin. Perlu biaya lebih untuk membayar pelatih, sewa lapangan, dan kembali lagi, membeli perlengkapan.

Kendati demikian, bermain golf memiliki efek yang baik untuk kesehatan tubuh. Bermain di lapangan dan ritme yang tenang membuat pegolf melupakan sejenak kepenatan. Stres soal pekerjaan akan hilang. Tubuh bisa menjadi lebih rileks, ditambah lagi paparan sinar matahari di lapangan, khususnya pada waktu tertentu, bisa menjaga kesehatan tulang.

Menurut studi, seperti dilansir dari Healthline, tingkat kematian orang yang bermain golf lebih rendah. Dr Guy L. Mintz, Direktur Kesehatan & Lipidologi Kardiovaskular, Rumah Sakit Jantung Bass Sandra Atlas, Manhasset, New York, mengatakan berjalan di lapangan golf setara dengan aerobik, bahkan memiliki manfaat yang lebih besar.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT