Sering Dapat Giliran Kerja Malam, Awas Dampaknya bagi Kesehatan
TEMPO.CO | 16/02/2020 17:56
pekerja dengan shift malam
pekerja dengan shift malam

TEMPO.CO, Jakarta - Hampir 20-25 persen karyawan mendapat jatah kerja malam. Bekerja pada malam hari membuat mereka tidur pada siang hari. Apakah mudah tertidur di siang hari?

Tidak! Bahkan jika berhasil tertidur, kualitasnya sangat buruk. Anda tidak bisa menipu tubuh hanya dengan membuat ruangan menjadi gelap. Tidur memerlukan proses kimia tertentu di dalam tubuh.

Kurang tidur bisa mengganggu banyak proses biologis dan kimiawi dalam tubuh, dan tidur di siang hari adalah salah satu faktor yang bisa mengurangi masa hidup. Berikut adalah alasan mengapa bekerja pada malam hari buruk bagi kesehatan, dilansir dari Boldsky.

1. Pakar kesehatan menyebut giliran kerja malam sebagai pergeseran karsinogenik. Alasannya, giliran malam bisa meningkatkan risiko kanker.

2. Banyak perubahan terjadi pada tubuh saat bekerja di malam hari dan tidur di siang hari. Hal ini mempengaruhi tingkat melatonin dalam tubuh.

3. Satu studi mengungkapkan sebagian besar pekerja di bidang keperawatan yang bekerja di malam hari berisiko terkena kanker payudara.

4. Tidur siang dapat mengganggu aktivitas gen, dan efek ini dikatakan lebih berbahaya dibandingkan dengan kurang tidur.

5. Pekerja giliran malam lebih rentan terhadap masalah kesehatan, seperti kanker, masalah jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, dan obesitas.

6. Saat tidur di siang hari dan bekerja di malam hari, nafsu makan mengalami perubahan tertentu dan metabolisme juga akan terganggu. Anda mungkin makan banyak selama beberapa waktu dan tidak ingin makan di waktu-waktu tertentu. Secara bertahap, pola makan menjadi berantakan.

7. Kurang tidur juga secara bertahap mempengaruhi kondisi kulit. Anda mungkin akan mengalami penuaan lebih cepat saat tubuh gagal menyesuaikan diri dengan pola tidur yang tidak normal.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT