Tips Kesehatan Gwyneth Paltrow Dinilai Berpotensi Bahaya
TEMPO.CO | 02/02/2020 12:50
Gwyneth Paltrow. Instagram/@gwynethpaltrow
Gwyneth Paltrow. Instagram/@gwynethpaltrow

TEMPO.CO, JakartaGwyneth Paltrow dikenal memiliki gaya hidup sehat. Dia membangun brand gaya hidup yang menawarkan produk-produk unik, dia juga kerap membagikan tips kesehatan di lamannya. Kini, aktris itu memiliki sebuah acara khusus, The Goop Lab di Netflix, tempat dia berbagi gaya hidup kepada pemirsa di seluru dunia. 

Namun, seorang ahli kesehatan mengkritik tips-tips kesehatan mantan istri vokalis Coldplay, Chris Martin, itu. Menurut kepala eksekutif National Health Service Inggris Simon Stevens, tips yang diberikan Gwyneth berpotensi berbahaya bagi pemirsa.

Dalam serial ini, aktris 47 tahun itu menawarkan tips tentang segala hal mulai dari facial vampir hingga terapi jamur ajaib dan pengusiran energi. Tips-tips tersebut dinilai berpotensi menimbulkan risiko kesehatan yang cukup besar bagi publik.

“Goop baru saja muncul dengan serial TV baru, di mana Gwyneth Paltrow dan timnya menguji facial vampir dan mendukung seorang pekerja tubuh, yang mengklaim dapat menyembuhkan trauma psikologis akut dan efek samping hanya dengan menggerakkan tangannya dua inci di atas seorang pelanggan,” kata Stevens seperti dilansir BBC, dalam sebuah acara akademis di Oxford, Kamis, 30 Januari 2020.

Dia menambahkan, "Mereknya menjajakan penolak vampir, mengatakan tabir surya kimia adalah ide yang buruk, dan mempromosikan irigasi kolon dan mesin enema kopi DIY, meskipun mereka membawa risiko yang cukup besar bagi kesehatan."

Sebelum dimulai, produser telah memberi peringatan bahwa acara ini dirancang untuk menghibur, tidak memberikan nasihat medis. Namun Stevens menuduhnya menyebarkan "informasi yang salah" di sebuah acara akademik di Oxford Kamis.

The Goop Lab juga dinilai penuh dengan produk kesehatan yang meragukan dan prosedur yang cerdik. Dia mengatakan acara ini menjadi lahan subur bagi penipu dan para dukun.

Selama enam seri pertama Netflix itu, Gwyneth Paltrow mendapat bantuan dari dokter, peneliti, dan penyedia kesehatan lainnya untuk mengeksplorasi praktik mulai dari penggunaan obat-obatan psikedelik untuk mengobati trauma emosional hingga diet cepat yang membuat Anda merasa kelaparan.

Seorang juru bicara Goop mengatakan, “Perusahaan transparan ketika membahas topik yang muncul yang mungkin tidak didukung oleh sains atau mungkin dalam tahap awal tinjauan."

Tapi ini bukan pertama kalinya merek kesehatan Gwyneth Paltrow menghadapi kritik karena membuat klaim kesehatan yang dituduh palsu. Pada September 2018, Goop membayar lebih dari US$145.000 atau sekitar Rp2 miliar untuk penyelesaian perkara setelah mengklaim batu berbentuk telur yang dimasukkan ke dalam vagina wanita, dapat menyeimbangkan hormon.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT