Tips Nirina Zubir agar Asupan Gizi Anak Terpenuhi
TEMPO.CO | 28/01/2020 19:30
Nirina Zubir saat ditemui di acara peluncuran Royco Nutrimenu di Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020 (TEMPO/Eka Wahyu Pramita)
Nirina Zubir saat ditemui di acara peluncuran Royco Nutrimenu di Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020 (TEMPO/Eka Wahyu Pramita)

TEMPO.CO, Jakarta - Setiap ibu tentunya menginginkan yang terbaik bagi buah hati, terutama dalam pemenuhan gizi seimbang agar terhindar dari masalah malnutrisi. Demikian juga yang dilakukan oleh Nirina Zubir, aktris sekaligus ibu dua anak Zivara Ruciragati Sharief dan Elzo Jaydo Anvaya.

Istri dari Ernest "Cokelat" itu mengaku sangat peduli pada kebutuhan gizi anak-anaknya. Baginya, makanan bergizi seimbang menjadi fondasi kelak anak untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya.

"Kesukaan makan anak aku itu kan berbeda, yang satu tidak suka sayur dan yang satu tidak suka buah. Ini membuat aku lebih kreatif lagi untuk mengolah makanan agar mereka tetap mendapatkan kandungan gizinya tapi juga disukai anak-anak," ucap Nirina Zubir usai ditemui di acara peluncuran Royco Nutrimenu di Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020.

Berikut tips sederhana ala Nirina Zubir membuat anak suka makanan sehat yang bergizi seimbang sesuai dengan kampanye Isi Piringku. 

1. Ajarkan anak kenal bahan makanan baru

Selama ini Nirina tak pernah mengelompokkan jenis makanan baik lokal maupun impor, semua dicoba sebagai eksplorasi. Ia sering mengenalkan bahan makanan lokal yang  bergizi tinggi, seperti sayur daun kelor. Baginya, yang terpenting adalah anak-anak bisa mengeksplorasi makanan baru. 

"Aku kasih kesempatan seminggu sekali, dia mau masak apa misalnya bikin meatball. Memang harus disempatkan, kita atur waktunya sekalian quality time sama anak. Selain tahu rasanya juga mereka jadi tahu manfaat bahan makanan yang mereka olah," kata pemeran film 30 Hari Mencari Cinta ini.

2. Siasati anak yang picky eater

Sama seperti ibu kebanyakan, Nirina juga pernah mengalami masa di mana anak-anak memiliki kecenderungan picky eater. Bagi perempuan kelahiran 12 Maret 1980 ini kuncinya cuma satu yakni belajar tega.

"Karena pada saat anak lapar kita suka nggak tega dan ribet ganti menu baru, hal itu selain bikin ribet jadinya tidak mengajarkan anak-anak. Tunggu saja sampai anak lapar dia pasti kok makan apa saja yang di depan mereka. Mungkin sekilas kaya kejam tapi kembali lagi kita juga punya tugas mengajari mereka," ucapnya menjelaskan.

3. Resep masakan kreatif

Nirina memutar otak lagi bagaimana menyiasati masakan agar anak-anak mau mengonsumsi makanan yang tidak dia sukai. "Misalnya anak aku yang tidak suka sayur aku masakin nugget isi bayam atau sup daun kelor buat semacam kamuflase masakan. Kelihatan tidak ada sayur padahal ada," ucap dia.

Dengan mengolah makanan lebih kreatif yang bersumber baik dari sosial media atau website, Nirina merasa tidak ada alasan lagi buat tidak mencoba. Terbukti anaknya yang tidak begitu suka sayur mengapresiasi usahanya.

"Tapi semua kembali lagi ke kita sendiri gimana semangat kita buat mencari informasi mengenai gizi seimbang yang sesuai dengan apa yang anak-anak butuhkan," ujar dia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT