Tidur Cukup dan 5 Cara Ini Bisa Tingkatkan Hormon Bahagia
TEMPO.CO | 05/01/2020 12:45
Ilustrasi kebahagiaan orang-orang Finlandia.[VisitFinland/CNN Travel]
Ilustrasi kebahagiaan orang-orang Finlandia.[VisitFinland/CNN Travel]

TEMPO.CO, Jakarta - Ada 4 hormon yang merupakan jenis hormon bahagia. Sesuai namanya, hormon-hormon ini merangsang kebahagiaan dan kesenangan diri. Keseimbangan hormon-hormon tersebut berkaitan dengan suasana hati, dan berpotensi menyebabkan masalah jika terganggu keseimbangannya.

Keempat hormon itu adalah dopamin, serotonin, oksitosin, dan endorfin. Keempat hormon itu pun sebenarnya bisa Anda tingkatkan secara alami. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hormon-hormon ini, di antaranya:

1. Tidak mengurung diri di rumah
Untuk meningkatkan kadar serotonin dan endorfin, Anda sangat disarankan untuk menghabiskan waktu di luar rumah, setidaknya selama 10-15 menit. Para ahli menyebutkan, paparan sinar mentari meningkatkan produksi kedua hormon kebahagiaan tersebut.

Ada banyak tempat menyenangkan untuk mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup, seperti taman dan jalanan kota. Pastikan Anda mengoleskan tabir surya sebelum beranjak keluar rumah.

2. Bergurau dengan orang terdekat
Banyak orang yang menyebutkan bahwa tertawa adalah obat paling manjur. Tak sepenuhnya salah, bergurau dan tertawa dengan orang terdekat memang berkhasiat untuk meningkatkan hormon, seperti dopamin dan endorfin. Dengan meningkatnya kadar hormon tersebut, rasa cemas dan mood yang jelek pun bisa diperbaiki. Tak hanya itu, berbaur dengan sahabat terdekat pun berpotensi untuk menaikkan kadar hormon oksitosin.

3. Cuddling bersama pasangan
Anda dan pasangan mungkin sudah rutin menerapkan ini. Cuddling, kelonan, menghabiskan waktu berdua, dan memeluk pasangan merupakan aktivitas yang mendorong produksi hormon oksitosin, si hormon cinta. Selain oksitosin, seks dan orgasme juga menaikkan kadar endorfin dan dopamin.

4. Tidur yang cukup
Kurang tidur dapat berakibat buruk untuk kesehatan, termasuk turunnya level dopamin. Karena menjalankan fungsi penting, berkurangnya kadar hormon kebahagiaan tersebut akan berpengaruh negatif ke berbagai sistem tubuh jika Anda kurang beristirahat. Usahakan untuk mencukupi kebutuhan tidur harian, yaitu sekitar 7-9 jam, bagi orang dewasa.

5. Memesan jasa pijat
Menurut studi yang dimuat dalam International Journal of Neuroscience, kadar hormon serotonin dan dopamin bertambah setelah Anda mendapatkan pijatan. Manfaat pijat tersebut juga berpengaruh positif terhadap naiknya level endorfin dan oksitosin. Anda bisa memesan jasa pijat profesional, yang saat ini tak sulit dicari. Anda pun bisa meminta bantuan pijat dari pasangan, untuk mendapatkan ekstra oksitosin.

6. Berolahraga secara teratur
Manfaat olahraga untuk kesehatan tak diragukan lagi, termasuk dari sisi psikologis. Aktivitas fisik dengan teratur dapat meningkatkan berbagai hormon kebahagiaan, termasuk endorfin, dopamin, dan serotonin.

Berolahraga pun tak perlu berlebihan. Anda bisa mengalokasikan waktu 30 menit dalam sehari selama beberapa minggu untuk melakukan latihan aerobik. Latihan aerobik yang dimaksud dapat berupa jogging, jalan santai, atau renang.

Selain cara-cara di atas, sebenarnya masih banyak tips untuk meningkatkan kadar hormon kebahagiaan di tubuh. Misalnya, dengan bermain dan mendengarkan musik, memasak makanan kesukaan bersama pasangan, dan melakukan yoga. Jadi, jangan lupa bahagia ya.

SEHATQ


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT