Tanda Kehidupan Tak Lagi Seimbang
TEMPO.CO | 04/01/2020 12:00
24_karier_ilustrasikerja
24_karier_ilustrasikerja

TEMPO.CO, Jakarta - Pekerjaan kantor terbengkalai, begitu juga pekerjaan rumah. Anda mungkin bertanya-tanya, kenapa kondisi bisa menjadi seperti itu. Selama ini, Anda menjalani kehidupan sehari-hari seperti biasa.

Bila mengalami kondisi seperti ini, bisa jadi hidup sudah tak lagi seimbang. Berikut tanda-tandanya, dilansir dari Self.

Diri tak terawat
"Biasanya, hal pertama yang harus dilakukan adalah menjaga diri sendiri," kata Kristin Kaufman, pendiri Alignment, Inc., dan pengarang seri buku This Seat Bagen?.

"Kebiasaan jatuh, dan kita berkemas dengan kelebihan berat, dan bahkan mungkin kehabisan napas di bandara atau menaiki tangga." Perubahan semacam ini bisa mengurangi kualitas hidup.

Ruang pribadi dan profesional berantakan
Siapa yang mau dan sempat untuk membersihkan rumah bila ada banyak tenggat waktu pekerjaan yang harus diselesaikan? Masalahnya, suasana yang berantakan cenderung akan membuat semakin stres dan tertekan.

Otak tidak bekerja maksimal
"Orang-orang yang mengalami ketegangan dalam jangka waktu lama akan mengalami perubahan pada lobus frontal," kata Kate Siner, mentor pengembangan kewirausahaan dan pribadi. "Pemaparan stres yang berkepanjangan membuat bagian otak ini kurang aktif."

Itu berarti, Anda tidak membuat keputusan yang sama dengan yang dibuat jika tidak stres. Anda mungkin bingung, tidak dapat mengingat banyak hal, atau merasa sulit berkonsentrasi pada tugas.

Tidak ingat kapan terakhir kali melakukan sesuatu yang disukai
"Tanyakan pada diri sendiri, kapan terakhir kali menghabiskan waktu dengan teman? Kapan kencan terakhir Anda dengan suami atau kekasih? Kapan terakhir kali punya me time? Jika tidak ingat kapan terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut, kemungkinan besar hidup tidak seimbang." tutur Kaufman.

Suasana hati berubah
"Perubahan suasana hati, khususnya menjadi buruk, sering kali menjadi tanda keseimbangan pekerjaan atau hidup tidak aktif," ujar Siner. Apakah Anda kini lebih negatif, kritis, menarik diri, atau tidak termotivasi daripada biasa? Jika demikian, cobalah bertindak sekarang untuk mencegah suasana hati jadi lebih buruk lagi.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT