Hati-hati, Hipertensi Mengancam Orang yang Terlalu Lama Bekerja
TEMPO.CO | 21/12/2019 22:15
Ilustrasi wanita gila kerja/Workaholic. Shutterstock.com
Ilustrasi wanita gila kerja/Workaholic. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Berhati-hatilah mereka yang gila kerja dan senang menghabiskan waktu yang lama di kantor. Sebuah studi baru dalam jurnal Hypertension menunjukkan, orang yang menghabiskan waktu bekerja di kantor selama 49 jam atau lebih per minggu berisiko 66 persen mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi. Bahkan, mereka yang tetap bekerja selama 41 jam seminggu atau hanya satu jam lebih lama dari rata-rata waktu bekerja per minggu meningkat risikonya terkena tekanan darah tinggi.

"Orang-orang harus sadar jam kerja yang panjang dapat mempengaruhi kesehatan jantung," kata Xavier Trudel, asisten profesor di Universitas Laval di Quebec, Kanada, dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Medical Daily.

"Dan jika bekerja berjam-jam, mereka harus memeriksa tekanan darah ke dokter," tambahnya.

Temuan ini didapat setelah peneliti menganalisis data yang melibatkan lebih dari 3.500 pegawai pada tiga lembaga publik di Quebec. Para peneliti memantau tekanan darah para peserta selama lima tahun.

Tim peneliti juga melihat faktor-faktor lain, termasuk usia karyawan, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, kebiasaan merokok, indeks massa tubuh, dan tingkat stres kerja. Mereka menemukan pegawai yang sering bekerja terlalu keras setiap minggu memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami "hipertensi terselubung". Jenis hipertensi ini bisa tetap tidak terdeteksi, bahkan selama pemeriksaan.

Hipertensi terselubung, dan bahkan tekanan darah tinggi biasa, dapat berkontribusi pada penyakit kardiovaskular, menurut Xavier. Diperkirakan ada satu dari lima orang dengan hipertensi terselubung mengalami tekanan darah tinggi dalam pengaturan klinis.

Diagnosis yang tertunda dapat menyebabkan keterlambatan perawatan, komplikasi serius, seperti stroke, gagal jantung, penyakit ginjal kronis, dan bahkan kematian. Para peneliti mengatakan karyawan yang bekerja lebih lama mungkin juga mendapatkan tekanan darah lebih tinggi di rumah karena tugas keluarga.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT