Vidi Aldiano Sakit, 5 Kondisi Ini Tingkatkan Risiko Kanker Ginjal
TEMPO.CO | 15/12/2019 18:40
Vidi Aldiano buat video klip lagu baru Ready for Love. TEMPO/ ZITA AULIA
Vidi Aldiano buat video klip lagu baru Ready for Love. TEMPO/ ZITA AULIA

TEMPO.CO, Jakarta -  Kabar tentang penyanyi Vidi Aldiano yang sedang sakit memang tengah menjadi perhatian publik. Menurut pengakuannya di akun Instagram pribadinya, @vidialdiano, ia mengalami kanker ginjal sejak bulan Oktober lalu.

Tentu, tidak ada orang yang ingin mengalami kanker ginjal. Penyakit ini termasuk jarang diderita oleh masyarakat di seluruh dunia. Meski demikian, ada beberapa kondisi genetik yang dipercaya bisa meningkatkan risiko kanker ginjal ini. Sebagai bentuk kewaspadaan, situs Cancer.net dan Cancer.org pun menjabarkan beberapa diantaranya.

1. Sindrom Von Hippel-Lindau (VHL)
Orang dengan sindrom VHL memiliki peningkatan risiko mengembangkan beberapa jenis kanker. Meski sebagian besar adalah sel kanker jinak, namun 40 persen orang dengan gangguan genetik ini berisiko untuk mengidap kanker ginjal.

2. Karsinoma sel ginjal sel non-VHL herediter
Karsinoma sel ginjal sel non-VHL herediter merupakan kondisi genetik yang meningkatkan risiko seseorang terkena karsinoma sel ginjal jernih (CCRCC). Menurut ahli, suatu keluarga mungkin memiliki CCRCC non-VHL herediter jika lebih dari seorang anggota keluarga telah didiagnosis dengan CCRCC.

3. Karsinoma sel ginjal papiler herediter (HPRCC)
HPRCC adalah kondisi genetik yang meningkatkan risiko karsinoma sel ginjal papiler tipe 1. Orang yang menderita HPRCC memiliki risiko tinggi terkena satu kanker ginjal atau pada kedua ginjal. HPRCC diduga dialami ketika dua atau lebih saudara telah didiagnosis dengan karsinoma sel ginjal papiler tipe 1.

4. Sindrom Birt-Hogg-Dubé (BHD)
Sindrom BHD adalah kondisi genetik langka yang terkait dengan beberapa tumor kulit non-kanker, kista paru-paru, dan peningkatan risiko kanker ginjal, khususnya kromofob atau onkositoma. Penderita BHD juga dapat mengembangkan sel kanker papillary atau sel kanker bening.

5. Sindrom Tuberous sclerosis complex (TSC)
Sindrom TSC adalah kondisi genetik yang terkait dengan perubahan pada kulit, otak, ginjal, dan jantung. Orang dengan TSC juga memiliki peningkatan risiko terkena angiomyolipomas, salah satu jenis dari kanker ginjal.

SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | CANCER.NET | CANCER.ORG


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT