Jangan Khawatir Komplikasi Diabetes, Lakukan Pola Hidup Ini
TEMPO.CO | 13/12/2019 08:50
Ilustrasi diabetes. Freepik.com
Ilustrasi diabetes. Freepik.com

TEMPO.CO, Jakarta - Diabetes adalah salah satu masalah kesehatan masyarakat Indonesia. Data Federasi Diabetes Internasional (IDF) Atlas 2017 mengungkapkan Indonesia adalah negara peringkat keenam di dunia dengan jumlah penyandang diabetes sekitar 10,3 juta orang.

Meski terdengar meresahkan, namun menjadi pasien diabetes bukan berarti tidak bisa menjalankan hidup yang lebih baik dan berkualitas. Dengan menjalankan empat pilar manajemen diabetes, dimulai dari menerapkan pola hidup sehat (terapi nutrisi dan aktivitas fisik) bersamaan dengan minum obat sesuai anjuran dokter dan edukasi, risiko komplikasi akibat diabetes pun bisa dihindari.

Dokter spesialis gizi klinik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Fiastuti Witjaksono, mengatakan penyandang diabetes sering menganggap pemberian obat dan insulin sesuai anjuran dokter merupakan hal pertama yang harus dilakukan dalam manajemen diabetes. Padahal, menurut Konsensus Perkeni, manajemen diabetes dianjurkan dimulai dari memodifikasi gaya hidup, yaitu dengan pengaturan pola makan dan aktivitas fisik.

“Perubahan gaya hidup seperti mengatur pola makan, aktivitas fisik, dan mengontrol berat badan akan membantu kinerja obat yang dikonsumsi sehingga lebih maksimal untuk mengelola kadar gula darah,” katanya.

Fiastuti mengatakan bahwa percuma saja jika penyandang diabetes hanya mengandalkan obat-obatan tanpa memperhatikan asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh dan tidak sembarangan dalam menjalankan pola makan untuk diabetes.

“Anda perlu memilih pola makan dengan gizi seimbang yang mengandung karbohidrat baik yang memiliki indeks glikemik rendah, tinggi serat, vitamin, dan mineral”, katanya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT