Gran Fondo, Promosi Wisata Ala Sumatera Selatan
TEMPO.CO | 09/11/2019 10:30
Pelepasan Sriwijaya Ranau Gran Fondo di kecamatan Banding Agung, OKU Selatan resmi dibuka. Ratusan peserta dari dalam negeri dan luar negeri hadir menempuh rute 115 KM. TEMPO/Parliza Hendrawan
Pelepasan Sriwijaya Ranau Gran Fondo di kecamatan Banding Agung, OKU Selatan resmi dibuka. Ratusan peserta dari dalam negeri dan luar negeri hadir menempuh rute 115 KM. TEMPO/Parliza Hendrawan

TEMPO.CO, Palembang - Ratusan penggemar sepeda dari mancanegara dan nusantara meramaikan hajatan wisata olahraga "Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2019", Sabtu, 9 November 2019.

Meskipun baru pertama kali digelar, event ini berhasil mencuri perhatian penyuka sepeda. Mereka mengambil bagian dalam ajang bersepeda sambil berekreasi tersebut. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, hajatan ini juga merupakan salah satu evaluasi dalam mengaktifkan kembali lapangan terbang di sekitar lokasi, Banding Agung, Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS).

"Kalau memang berhasil menarik minat wisatawan, saya tentu akan mengaktifkan kembali akses lapangan terbang yang ada d isini," kata Herman, Sabtu, 9 November 2019. Hal terbaru katanya, di lokasi juga akan dibangun hotel dengan 62 kamar. Sedangkan akses jalan nasional dan jalan kabupaten sudah terbilang layak untuk di lalui.

Menurutnya pesona Danau Ranau sebagai danau terbesar nomor dua di Sumatera memang layak disuguhkan sebagai salah satu destinasi andalan di Sumsel. Hanya saja sayangnya diakui Herman Deru promosinya masih cenderung kurang. 

Sementara itu Achmad Rizwan, Kepala dinas Kominfo Sumsel menjelaskan hingga kemarin malam tercatat total 279 peserta yang akan menjajal trek yang dipenuhi dengan tanjakan, turunan bahkan tikungan yang menawan.

Dari jumlah itu tiga di antaranya merupakan peserta dari Singapura dan Malaysia. Sedangkan rute yang akan dilewati meliputi Banding Agung - Simpang Sender- Buay Rawan- Muara Dua - Buay Rawan- Simpang Sender- Vila PUSRI- Menyusuri pinggiran Danau Ranau kembali ke Banding Agung. "Total rute sekitar 115 KM dengan lama tempuh 5-6 jam," katanya.

Sriwijaya Ranau Gran Fondo berlangsung di Banding Agung di danau ranau dilepas oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru. TEMPO/Parliza Hendrawan

Balap sepeda ala Italia ini memang populer dan efektif untuk memperkenalkan pariwisata. Gran fondo lebih mementingkan rekreasi ketimbang prestasi. Dipetik dari laman Wikipedia, gran fondo adalah jenis perjalanan bersepeda jarak jauh yang dipopulerkan di Italia pada 1970. Orang-orang Inggris menyebutnya sebagai big ride.

Gran fondo disertifikasi oleh Federasi Sepeda Italia sebagai ajang balap sepeda dengan jarak 120 kilometer. Biasanya dibagi dalam beberapa kategori dengan chip-time (start to finish) secara individual. Pemenang adalah pembalap tercepat dengan hadiah di setiap kategori.

PARLIZA HENDRAWAN


REKOMENDASI BERITA