Kulit Mulai Kendur Setelah Usia 25 Tahun, Ini Alasannya
TEMPO.CO | 03/10/2019 07:50
Mengenal Perawatan Kulit Wajah dengan Teknologi Laser Rejuvenation. Depositphotos
Mengenal Perawatan Kulit Wajah dengan Teknologi Laser Rejuvenation. Depositphotos

TEMPO.CO, JakartaKulit mengalami penuaan seiring dengan bertambahnya usia. Tanda penuaan kulit di antaranya adalah munculnya kerutan dan kulit kendur.

Apalagi bila ditambah dengan gaya hidup yang tidak sehat seperti stres, minum alkohol, dan kurang istirahat yang membuat kulit bisa mengalami penuaan dini, dengan tekstur yang mengendur, kusam dan pori-pori besar. "Di sisi lain, saat usia sudah di atas 25 tahun kemampuan produksi kolagen mengalami penurunan sebesar 1,25 hingga 1,5 persen," kata Direktur Gloskin Aesthetic Clinic dr Nanang Masrani Dipl. AAAM dalam keterangan pers, Rabu 2 Oktober 2019.

Padahal, kata Nanang, kolagen berperan penting untuk mempertahankan kualitas kulit. "Kolagen merupakan jaringan ikat pada kulit yang berfungsi untuk menjadikan kulit menjadi kencang," kata dia.

Aktris Masayu Anastasia, salah satu pasien Nanang mengaku rutin menjalani perawatan saat memasuki usianya yang ke-35 tahun di Gloskin Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. "Aku suka treatment Gloskin Ultralift. Treatment ini menjadikan kulit wajah kencang dan bercahaya dalam waktu singkat. Ini pertama kali di Indonesia dan satu-satunya di dunia,” kata ibu satu anak itu.

Menurut Masayu, setelah perawatan wajahnya lebih kencang dan bercahaya. Masayu juga mengatakan, perawatan tidak menyebabkan rasa sakit karena tidak disuntik.

"Setelah treatment aku bisa langsung make up dan beraktivitas. Waktu pertama kali malah aku langsung syuting," kata Masayu yang ingin wajah dia terlihat lebih berisi karena dia merasa wajahnya sudah tirus.

Gloskin Ultralift adalah metode peremajaan dan pembentukan wajah non invasive (face lifting and sculpting), serta pembentukan dan pengencangan tubuh (body contouring and tightening). "Namun, saat ini yang baru masuk ke Indonesia adalah untuk kulit wajah dan leher," kata dr Nanang.

Gloskin Ultralift menggunakan teknologi Jerman generasi terbaru yang menggunakan metode TFT (Thermal Diffussion Technology). TDT ini adalah energi panas advanced ultrasound yang bekerja secara intense dan fokus menjangkau lapisan terdalam di bawah kulit secara efektif.

Manfaat TDT adalah menstimulasi produktivitas kolagen dan meremajakan kulit 10 kali lebih efektif. Teknologi TDF dapat dikerjakan pada seluruh bagian wajah, bahkan di area-area yang sulit dijangkau.

Gloskin Ultrasound dikerjakan mulai dari kerutan di dahi, eyebrow, kerutan di sudut mata, di antara dua alis, kantung mata, nasolabial fold, pipi, bagian atas bibir, garis senyum, memperbaiki skin tone, double chin dan leher.

Saat pengerjaan, dengan kecepatan 10 Hz, yang artinya lebih cepat dari kecepatan HIFU, sinar ultrasound bekerja secara intens dan fokus hingga kedalaman kulit dermis terdalam. Energi panas yang dipancarkan akan memperbaiki struktur kulit dan merangsang produksi kolagen tanpa merusak permukaan kulit dan meninggalkan bekas luka.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT