Minum Teh Teratur Mencegah Penurunan Fungsi Otak di Usia Lanjut
TEMPO.CO | 16/09/2019 05:30
Ilustrasi minum teh. Shutterstock.com
Ilustrasi minum teh. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Para penggemar teh patut berbahagia. Sebuah studi mengungkapkan bahwa orang yang minum teh teratur dapat memiliki otak yang lebih terorganisasi dibandingkan dengan bukan peminum teh. Ini dikaitkan dengan fungsi otak yang lebih sehat di usia lanjut.

"Hasil (studi) kami membuktikan kontribusi positif minum teh untuk struktur otak, dan menunjukkan bahwa minum teh secara teratur memiliki efek perlindungan terhadap penurunan terkait usia dalam organisasi otak," kata Feng Lei, Asisten Profesor dari National University of Singapore, dalam laporannya di jurnal Aging pada Juni lalu, seperti dikutip Science Daily Kamis, 12 September 2019. 

Penelitian ini dilakukan National University of Singapore bekerja sama dengan peneliti di University of Essex dan University of Cambridge. Tim peneliti menyimpulkan penemuan ini setelah memeriksa data neuroimaging dari 36 orang dewasa berusia 60 tahun ke atas pada 2015 hingga 2018. Para peneliti mengumpulkan data tentang kesehatan, gaya hidup, dan kesejahteraan psikologi mereka. Selain itu, peserta juga menjalani tes neuropsikologis dan magnetic resonance imaging atau MRI.

Setelah menganalisis kinerja kognitif dan hasil pencitraan peserta, tim peneliti menemukan bahwa individu yang mengkonsumsi baik teh hijau, teh oolong, atau teh hitam setidaknya empat kali seminggu selama sekitar 25 tahun memiliki daerah otak yang saling berhubungan dengan cara yang lebih efisien.

"Dalam penelitian, kami menunjukkan bahwa peminum teh memiliki fungsi kognitif yang lebih baik dibandingkan dengan bukan peminum teh," kata Lei.

Ia menganalogikan lalu lintas jalan. Anggap otak sebagai tujuan dan koneksi antarwilayah otak adalah jalan. Ketika sistem lalu lintas lebih terorganisasi, pergerakan kendaraan dan penumpang lebih efisien. Demikian juga ketika koneksi antardaerah di otak lebih terstruktur, proses pengolahan informasi bisa lebih efisien.

Temuan ini, kata dia, secara tidak langsung mendukung temuan 2017 yang menunjukkan bahwa efek positif dari minum teh secara teratur adalah peningkatan organisasi otak. Ini dihasilkan dengan mencegah gangguan pada koneksi antar wilayah.

Peneliti sebelumnya telah menunjukkan bahwa asupan teh bermanfaat bagi kesehatan manusia dan efek positifnya termasuk peningkatan suasana hati dan pencegahan penyakit kardiovaskular.

SCIENCE DAILY | TIMES OF INDIA 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT