Beda Serum dengan Essence, Sama-sama Cegah Gejala Penuaan Kulit
TEMPO.CO | 12/09/2019 09:30
Ilustrasi serum kulit. Shutterstock
Ilustrasi serum kulit. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Ragam produk kecantikan yang saat ini begitu banyak kadang-kadang membuat bingung, apalagi pemula. Di antara banyak produk itu, dua yang sedang populer adalah essence dan serum . Keduanya serupa tapi tak sama, bagaimana membedakannya?

Keduanya sama-sama berfungsi untuk merawat kesehatan kulit mulai dari mencerahkan kulit, menyamarkan noda hitam, membuat kenyal, ikut mengontrol produksi minyak di wajah hingga mencegah gejala penuaan.

Serum dan essence itu bedanya di konsentrat atau konsentrasi bahan aktifnya. Serum lebih konsetrat atau lebih tinggi bahan aktifnya. Sementara essense lebih ringan. Kalau diibaratkan serum dicampur toner itulah essence,” kata Rizqa Ridhayati Zulka product specialist FMCG PT EIG Dermal Wellness Indonesia saat ditemui di acara peluncuran Nurish Organiq di Jakarta Selatan, Rabu 4 September 2019.

Bagi pemilik kulit wajah sensitif disarankan menggunakan konsentrat yang lebih rendah. Sebab, kulit sensitif bila dipasangkan dengan konsentrat yang tinggi bisa memicu sensitivitas kulitnya. Lebih baik pakai essence yang konsentratnya lebih rendah.

“Tapi kembali lagi, si pemakai produk yang tahu betul jenis kulitnya. Tapi lebih baik pilih salah satu untuk si pemilik kulit sensitif, jangan kedua-duanya dipakai,” kata Rizqa.

Untuk jenis kulit normal hingga kering boleh memakai keduanya baik essence dan serum. Urutan pemakaiannya adalah essence, setelah itu serum. Cara pengaplikasiannya lewat pijatan lembut jari di seluruh area kulit wajah. “Jenis produk yang sifatnya konsentrat seperti serum dan essence dipakai dengan cara dipijat lembut sampai benar-benar meresap ke wajah. Arah gerakannya tetap ke atas," tutur Rizqa.

Khusus untuk pengaplikasian serum mata, ia menyarankan menggunakan jari manis, lalu dipijat di area tulang mata dari arah bawah ke atas. “Jari manis dipilih karena tekanannya tidak sekuat jari yang lain. Area mata itu lebih sensitif dan rapuh, maka treatment-nya berbeda,” ujar Rizqa.

SILVY RIANA PUTRI


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT