Berkaca pada Raffi Ahmad, Waspada Penyebab Suara Serak
TEMPO.CO | 08/09/2019 16:40
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina saat menghadiri konfrensi pers konser Nostalgila 90s di The Pallas, Jakarta 06 September 2019. Nostalgila 90s sebagai ajang nostalgia dengan menampilkan Element Reunion berkolaborasi dengan Tisa Biani, Coboy dan Bunglon dan
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina saat menghadiri konfrensi pers konser Nostalgila 90s di The Pallas, Jakarta 06 September 2019. Nostalgila 90s sebagai ajang nostalgia dengan menampilkan Element Reunion berkolaborasi dengan Tisa Biani, Coboy dan Bunglon dan The Fly berkolaborasi dengan Nagita Slavina, hingga Lingua yang berkolaborasi dengan Ayushita dengan Gading Marten serta tak ketinggalan penampilan Diskopantera serta Raffi Ahmad. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan bisa menimbulkan penyakit, seperti penggunaan pita suara yang melewati batas akan menjadi penyebab radang tenggorokan. Kondisi ini pernah dialami oleh presenter Raffi Ahmad yang mengaku harus menjalani terapi pita suara karena mengalami kelumpuhan pita suara.

Masalah pita suara terjadi ketika terdapat gangguan pada laring (kotak suara). Fungsi laring sendiri bukan hanya membuat suara, namun juga mengatur aliran udara menuju paru-paru dan mencegah Anda tersedak saat ada benda yang masuk ke tenggorokan.

Oleh karena itu, ketika mengalami gangguan pada pita suara, Anda bukan hanya merasakan suara serak, namun juga sakit tenggorokan saat menelan hingga terengah-engah saat berbicara. Kondisi ini biasanya sembuh sendiri, tapi bisa juga semakin parah seperti pada kasus Raffi Ahmad.

Awalnya, Raffi Ahmad mengaku hanya mengeluhkan radang tenggorokan, tapi kondisi ini tidak lekas diperiksakannya ke dokter. Akibatnya, kini justru timbul benjolan pada pita suaranya. Raffi mengaku radang tenggorokan tersebut menjadi semakin parah karena terlalu memaksa pita suaranya bekerja keras. Maklum, ia memiliki kewajiban untuk tampil dalam 5-7 program per hari yang tayang sejak pagi hingga pagi lagi.

Radang tenggorokan pada pita suara memang paling banyak disebabkan oleh pemaksaan pada pita suara, misalnya terlalu sering berteriak-teriak, batuk, bernyanyi, atau jarang mengistirahatkan pita suara. Merokok, mengonsumsi alkohol, dan memasukkan zat-zat berbahaya lain melalui tenggorokan juga dianggap sebagai pemaksaan ini.

Secara khusus, radang tenggorokan yang menyebabkan masalah pada pita suara terbagi menjadi beberapa jenis. Setiap jenis gangguan ini memiliki penyebab yang berbeda-beda, yaitu:

1. Laringitis, yakni pembengkakan pada pita suara, disebabkan oleh pemaksaan pita suara, alergi, infeksi virus, refluks asam lambung, dan terlalu banyak terpapar zat yang menyebabkan iritasi seperti rokok atau alkohol.

2. Jerawat pita suara, yakni benjolan halus di kedua lipatan pita suara yang berukuran kecil seperti jerawat.

3. Polip pita suara, yakni daging kecil yang tumbuh karena pemaksaan pita suara atau paparan zat berbahaya yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Kondisi ini bisa jadi merupakan masalah pita suara yang dialami oleh Raffi Ahmad.

4. Paraesis dan paralisis pita suara, yakni ketika salah satu atau kedua lipatan pita suara tidak bisa membuka. Kondisi ini disebabkan oleh luka pascaoperasi, trauma leher atau kepala, trauma melahirkan, penyakit saraf (misalnya Parkinson atau sklerosis multipel), stroke, tumor, maupun infeksi virus.

SEHATQ


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT