9 Tanda Bayi Cukup ASI, Bayi Buang Air Kecil 6-8 Kali
TEMPO.CO | 08/09/2019 12:36
Foto Aliya Shagieva, anak bungsu Presiden Kyrgyzstan Almazbek Atambayev yang tengah menyusui bayinya dengan menggunakan hanya pakaian dalam memicu perdebatan. Dalam caption akun media sosialnya Shagieva menulis saya akan memberinya makan, kapanpun dan di
Foto Aliya Shagieva, anak bungsu Presiden Kyrgyzstan Almazbek Atambayev yang tengah menyusui bayinya dengan menggunakan hanya pakaian dalam memicu perdebatan. Dalam caption akun media sosialnya Shagieva menulis saya akan memberinya makan, kapanpun dan di manapun dia butuh makan. instagram.com

TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian besar ibu, terutama ibu baru tidak tahu berapa banyak Air Susu Ibu (ASI) yang cukup diminum oleh bayi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran jika ASI tidak mencukupi nutrisi bayi, sehingga ibu memberinya susu formula tambahan.

Namun, Anda tak perlu panik dan khawatir sebab terdapat tanda bayi cukup ASI yang dapat Anda perhatikan. Ketika bayi sudah cukup ASI, maka Anda tidak perlu khawatir karena kebutuhan nutrisi bayi telah tercukupi.

Sebenarnya ada tanda bayi cukup mendapatkan ASI. Pada hari-hari pertama bayi lahir ke dunia, payudara ibu biasanya menghasilkan kolostrum. Kolostrum adalah cairan berwarna kuning keemasan yang diproduksi oleh tubuh ibu sejak minggu-minggu terakhir kehamilan.

ASI biasanya muncul menggantikan kolostrum di hari ketiga atau keempat setelah kelahiran bayi. Berbeda dengan kolostrum yang bening keemasan, ASI berwarna putih dan lebih cair. Air susu ibu menjadi satu-satunya makanan bagi bayi yang berusia kurang dari 6 bulan. Berikut tanda bayi cukup ASI yang dapat ibu perhatikan seperti dilansir SehatQ:

1. Payudara terasa lebih lembut setelah menyusui
Hal ini terjadi karena bayi telah mengosongkan ASI di payudara dengan sempurna sehingga payudara tidak lagi keras.

2. Bayi tampak tenang dan kenyang setelah menyusui
Ketika bayi mendapat cukup ASI, maka bayi tidak akan rewel kecuali jika terdapat masalah lain seperti sakit perut, ruam popok, dan lainnya.

3. Berat badan bayi bertambah
Berat bayi ketika lahir biasanya sedikit menurun di awal-awal kelahiran. Namun jika mendapat cukup ASI, maka berat badan bayi akan bertambah saat bayi berusia sekitar 2 minggu.

4. Bayi buang air kecil 6-8 kali per hari
Ketika bayi mendapatkan kolostrum, maka ia hanya buang air kecil 1-2 kali dalam 24 jam pertama kehidupannya. Namun, setelah bayi mendapat cukup ASI secara teratur atau setelah usianya 5 hari, maka intensitas buang air kecilnya bertambah menjadi 6-8 kali per hari.

5. Bayi sering menyusui
Bayi yang sering menyusu secara teratur kira-kira sebanyak 8-12 kali sehari, dan dapat menghisap payudara dengan benar, tentu akan mendapat ASI yang cukup.

6. Bayi ceria dan aktif ketika bangun tidur
Jika bayi mendapat cukup ASI terutama sebelum tidur, ia akan lebih aktif dan ceria ketika bangun. Hal ini tentu bagus untuk perkembangannya.

7. ASI ditelan dengan baik
Ketika bibir bayi menempel ke puting payudara untuk menyusu, maka ia akan mengisap dengan cepat. Namun, jika gerakannya melambat dan tarikannya terasa lebih dalam, maka ia sedang menelan ASI. Selain itu, Anda juga dapat melihat dagunya turun ke bawah dan terdengar suara menelan. Bayi yang menelan ASI dengan baik tentu akan mendapat cukup ASI.

8. Warna feses kuning
Warna feses juga penting sebagai tanda bayi mendapat cukup ASI. Ketika buang air besar pertama, biasanya feses berwarna hitam dan lengket. Namun setelah mendapat ASI, feses akan berwarna hijau dan berubah menjadi kuning dengan sedikit berair karena cairan ASI. Pastikan juga bayi buang air besar minimal satu kali sehari.

9. Urine berwarna jernih
Urine yang berwarna jernih dapat menandakan bayi cukup mendapat ASI. Sebab jika bayi tidak mendapat cukup ASI, maka urinenya akan berwarna lebih gelap karena dehidrasi.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT