Keindahan Wisata Bahari Mandeh akan Berseliweran di Kota London
TEMPO.CO | 25/08/2019 18:18
Foto udara kawasan wisata Mandeh di Kab.Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 24 April 2017. Kawasan Mandeh seluas 18.000 Ha yang terdiri dari sejumlah pulau dan masuk dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS) bersama Biak dan Bunaken. ANT
Foto udara kawasan wisata Mandeh di Kab.Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 24 April 2017. Kawasan Mandeh seluas 18.000 Ha yang terdiri dari sejumlah pulau dan masuk dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS) bersama Biak dan Bunaken. ANTARA/Iggoy el Fitra

TEMPO.CO, Painan - Keindahan Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat akan dinikmati warga London, Inggris pada tahun depan. Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Hendrajoni mengatakan sekitar 20 unit badan bus di Kota Londong akan memajang indahnya pemandangan di Mandeh.

"Setidaknya pada Juni atau Juli 2020, sejumlah bus di Kota London akan dihiasi foto-foto yang menampilkan keindahan Mandeh," kata Hendrajoni di Painan, Minggu 25 Agustus 2019. Dia meyakini cara itu mampu meningkatkan popularitas Mandeh, terutama kepada masyarakat London yang merupakan wilayah metropolitan terbesar di Britania Raya.

"Kami berharap metode ini tidak hanya menarik keinginan wisatawan luar negeri untuk datang ke Mandeh, namun juga menarik investor dari luar," kata dia. Saat ini, menurut Hendrajoni, peluang berinvestasi di Mandeh masih terbuka lebar dan pemerintah terus membuka kesempatan untuk itu.

Keindahan senja dari Puncak Mandeh di Kecamatan Koto IX, Tarusan, Pesisir Selatan. Pemandangannya berupa Teluk Mandeh yang telah dijadikan kawasan wisata bahari terpadu. Dok. Tempo/Wisnu Agung Prasetyo

Terlebih pemerintah pusat akan menerbitkan peraturan tentang Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Mandeh. Dengan begitu, kepastian berinvestasi di Mandeh kian terbuka. Contohnya salah satu pulau di sana, yakni Pulau Cubadak yang sudah dikelola investor dari Italia sejak 1993.

Kawasan Mandeh memiliki perairan yang tenang. Terdapat beberapa gugusan pulau berpasir putih yang memiliki keindahan serta keunikan tersendiri. Kawasan ini juga menjadi lokasi favorit untuk menyelam. Di dalam perairan terdapat bangkai Kapal MV Boeloengan yang tenggelam di perairan Mandeh setelah dibombardir oleh tentara Jepang di era perang dunia II sekitar tahun 1942.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT