Alami Jet Lag? Jangan Gunakan Obat Tidur untuk Mengatasinya
TEMPO.CO | 23/08/2019 06:40
Ilustrasi. guardian.co.uk
Ilustrasi. guardian.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Anda merasa jet lag setelah penerbangan jarak jauh? Sangat wajar seseorang merasakan jet lag. Jam biologis tubuh mereka terganggu karena melintasi zona waktu yang berbeda. Siang menjadi malam, malam menjadi siang.

Terlebih, jet lag bukan penyakit yang bisa sembuh dengan mengonsumsi obat. Untuk itu, Anda perlu tahu betul cara mengatasi kelelahan yang efektif.

Mengenal kondisi tubuh masing-masing adalah kunci dalam mengatasi kelelahan karena jet lag. Tidak ada jet lag yang sama pada setiap orang, meskipun itinerary dan waktu tempuh mereka sama sekalipun.

Untuk itu, dengarkan tubuh Anda dan coba siasati dengan cara mengatasi kelelahan karena jet lag berikut ini seperti dilansir SehatQ:

1. Tetap bergerak
Kelelahan mungkin membuat Anda merasa lesu dan enggan beraktivitas. Kesampingkan hal ini dan justru teruslah bergerak.

Lakukan olahraga ringan untuk melancarkan sirkulasi darah, jika memungkinkan lakukan sambil terpapar dengan sinar matahari. Sinar matahari akan memberi sinyal pada tubuh bahwa siap beraktivitas.

2. Konsumsi air putih
Minuman seperti kopi atau yang beralkohol bukan teman baik bagi orang yang sedang mengalami jet lag. Justru Anda perlu memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup konsumsi air putih.

Lebih jauh lagi, minum air putih akan membantu menghilangkan gejala-gejala jet lag seperti sakit kepala, perut kembung, dan lainnya. Dengan demikian, Anda bisa beristirahat dengan lebih berkualitas.

3. Sesuaikan suhu kamar
Ternyata temperatur AC di kamar tidur Anda juga ikut berperan sebagai salah satu cara mengatasi kelelahan akibat jet lag. Sesuaikan temperaturnya dengan bagaimana suhu yang biasa Anda atur ketika akan tidur. Cara ini akan memberi sinyal bagi tubuh untuk beristirahat.

4. Jangan konsumsi obat tidur
Tentu saja orang yang mengalami jet lag tidak akan bisa tidur nyenyak dengan mudah karena ada perubahan drastis pada ritme tubuh mereka. Meski demikian, pantangan terbesar adalah mengonsumsi obat tidur.

Hal ini justru akan membuat tubuh semakin sulit beradaptasi. Alternatifnya adalah membuat suasana rileks atau lakukan hal yang biasa membuat Anda familiar bahwa ini waktu untuk beristirahat.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT