Tip Penyimpanan Daging Kurban di Freezer
TEMPO.CO | 09/08/2019 12:45
Tip Penyimpanan Daging Kurban di Freezer
Ilustrasi daging sapi beku. livestrongcdn.com

TEMPO.CO, Jakarta - Hari Raya Idul Adha yang tinggal beberapa hari lagi identik dengan daging kurban. Anda bisa mengolah daging kurban menjadi beragam makanan untuk keluarga. Tapi kadang-kadang Anda harus menyimpannya di freezer jika mendapat jatah lebih dari kebutuhan. 

Membekukan daging di freezer merupakan cara terbaik untuk membuatnya bertahan dengan kualitas baik. Hanya saja, Anda perlu mengetahui berapa lama batas penyimpanan agar tetap memiliki nutrisi.

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, setiap makanan yang disimpan pada suhu 0 derajat Fahreinheit atau -17 derajat Celcius aman dikonsumsi tanpa batas waktu. Menjaga makanan tetap beku dapat mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang menyebabkan pembusukan dan penyakit bawaan makanan.

Tapi, aturan ini berlaku untuk daging yang disimpan pada suhu 0 derajat Fahreinheit tanpa fluktuasi dan merata pada suhu tersebut untuk menjauhkan bakteri berbahaya. Ketika suhunya naik turun, proses pencairan dan refreezing dapat memungkinkan jamur dan bakteri dapat berkembang biak. 

Memakan daging beku yang disimpan di suhu rendah, jika dimasak dengan proses yang benar, tidak menyebabkan Anda sakit. Hanya saja, rasanya mungkin akan berubah. Jadi, Departemen Pertanian Amerika Serikat merekomendasikan daging sapi dapat disimpan selama satu tahun di dalam freezer, sedangkan daging giling hanya empat bulan. Adapun daging yang telah dimasak sebaiknya dikonsumsi sebelum tiga bulan.

Sebaiknya Anda menyimpan daging dalam keadaan masih segar. Simpan daging dalam kemasan plastik lalu diikuti aluminium foil atau kantong yang lebih rapat. Itu untuk meminimalisasi paparan udara. Jangan lupa, tuliskan tanggal penyimpanannya.

WOMANSDAY.COM | BUSTLE 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT