Waspadai 4 Barang Sarang Kuman di Kamar Hotel
TEMPO.CO | 03/08/2019 16:56
Kamar hotel. theritzcarlton.com
Kamar hotel. theritzcarlton.com

TEMPO.CO, Jakarta - Saat berlibur ke luar maupun dalam negeri, Anda tentu aku menginap pada hotel atau penginapan. Walaupun selalu dibersihkan, rupanya ada beberapa barang di kamar hotel yang menjadi sarang kuman dan bakteri penyebab penyakit. 

Agar lebih waspada, situs Huffington Post dan CBS News pun menyebutkan beberapa di antaranya.

#Gelas
Di dalam kamar hotel disediakan gelas yang beralaskan kertas untuk minum. Rupanya, ini adalah tempat bersarangnya bakteri nomor satu di kamar hotel sebab menurut riset yang dilakukan di Amerika Serikat, banyak hotel yang mencuci gelas dengan sekedar dicelupkan pada air dan tanpa sabun. Lebih dari itu, kertas sebagai alas gelas juga tak selalu diganti sehingga Anda akan sangat rentan terjangkit virus dan bakteri dari pengguna sebelumnya maupun kotoran di ruangan tersebut. Jadi, sebaiknya jika ingin menggunakan gelas, cucilah terlebih dulu.

#Remot televisi
Rasanya hampir setiap orang akan menonton televisi saat berada di kamar. Dengan demikian, remot yang digunakan pun akan secara bergantian beralih tangan dari satu ke lainnya. Padahal, penelitian telah membuktikan bahwa bakteri berbahaya seperti E.coli pasti terdapat di sana. Jadi, sangat disarankan untuk mengelap tangan dengan tisu basah atau hand sanitizer usai menggunakannya.

Ilustrasi kamar hotel. Shutterstock

#Telepon hotel
Di samping ranjang tentu biasanya ada pesawat telepon. Saat membutuhkan bantuan mengenai kamar hotel, Anda pun pasti menggunakannya. Sayangnya, direktur program Valencia College, Jim Inglis, mengatakan bahwa barang ini salah satu yang menyimpan banyak virus dan bakteri penyebab penyakit. Sebab saat menggenggam ataupun berbicara di corong, kuman-kuman tersebut dapat menempel pada tubuh. Lebih dari itu, alat ini pun juga jarang sekali dibersihkan. Jadi, layaknya remot televisi, usahakan untuk membersihkan tangan setelah menggunakan. 

#Kover duvet
Di tengah kasur dan selimut biasanya ada duvet. Menurut pengajar di Cornell University’s School of Hotel Administration, Reneta McCarthy, duvet adalah salah satu barang yang paling sulit dibersihkan. Terlebih di hotel dengan jumlah peminat yang banyak, rasanya tidak mungkin bagi para pegawai untuk menggantinya setiap hari seperti layaknya sprei. Jadi, kuman dan bakteri sangat rentan berkumpul di sana. Oleh karena itu, ia menyarankan untuk melepas duvet saat akan menggunakan kasur.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT