Alasan Mengapa Bayam Baik untuk Penyakit Diabetes dan Kanker
TEMPO.CO | 23/07/2019 07:46
Ilustrasi bayam. Shutterstock
Ilustrasi bayam. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Sayur bayam ternyata makanan super untuk penyakit diabetes dan kanker. Sayur hijau ini kaya akan nutrisi, di antaranya zat besi, protein, vitamin, dan mineral. Itu sebabnya, penderita dua penyakit ini disarankan makan bayam lebih sering.

Berikut beberapa alasan mengapa bayam jadi makanan super untuk penyakit diabetes dan kanker. 

1. Menurunkan glukosa

Diabetes dapat menyebabkan kelebihan gula dalam darah Anda. Hal ini tentu dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang serius. Namun, kandungan antioksidan dalam bayam yang disebut dengan asam alfa-lipoat terbukti mampu menurunkan kadar glukosa. Jika Anda penderita diabetes, maka mengonsumsi bayam menjadi pilihan yang baik untuk Anda karena bayam juga rendah gula.

2. Meningkatkan sensitivitas insulin

Ketika Anda mengonsumsi bayam, sensitivitas insulin Anda akan meningkat. Sensitivitas insulin adalah seberapa baik tubuh dalam merespons hormon itu. Jika sensitivitas insulin tinggi, maka sel-sel tubuh dapat menggunakan glukosa darah secara lebih efektif sehingga mengurangi gula yang ada dalam tubuh.

3. Mencegah stres oksidatif

 

Stres oksidatif merupakan proses kunci yang menimbulkan terjadinya komplikasi diabetes. Namun, kandungan antioksidan dalam bayam bisa mencegah stres oksidatif yang dapat menyebabkan kerusakan sel-sel tubuh.

4. Menurunkan neuropati perifer dan otonom

Bayam dapat menurunkan gangguan saraf neuropati perifer dan neuropati otonom pada penderita diabetes. Yang dimaksud dengan neuropati perifer adalah kerusakan saraf pada telapak kaki, kaki, lengan atau tangan. Sementara, neuropati otonom adalah kerusakan saraf pada jantung, kandung kemih atau lambung atau mata.

5. Mencegah kanker

Kandungan klorofil dalam bayam efektif memblokir karsinogenik, yaitu zat yang menyebabkan kanker. Selain itu, zat lutein dan zeaxanthin yang ada dalam bayam juga dapat melindungi Anda dari kanker mulut, kerongkongan, dan perut. Bahkan beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa karotenoid dalam bayam bisa mengurangi risiko kanker ovarium, endometrium, paru-paru, dan kanker kolorektal.

Selain untuk kanker dan diabetes, bayam juga dapat mencegah asma, menurunkan tekanan darah, mencegah cacat lahir, serta menyehatkan tulang, tambut, kulit, dan mata.

SEHATQ.COM

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT