Tips Mengelola Keuangan setelah Menikah
TEMPO.CO | 20/07/2019 19:41
Ilustrasi pernikahan tradisional. Shutterstock
Ilustrasi pernikahan tradisional. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Buat pasangan yang baru menikah, jangan lalai memperhatikan pengelolaan keuangan. Tujuannya agar tidak menghadapi konflik anggaran rumah tangga, apalagi setelah menggelar pesta besar pernikahan.

"Komunikasi, terbuka pada pasangan," kata perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie.

Prita mengatakan pasangan baru perlu menyepakati siapa yang akan menjadi pengelola keuangan rumah tangga dan dari mana saja sumber dana tersebut. Pasangan perlu menyepakati pula apakah masing-masing akan bekerja atau apakah istri perlu berhenti bekerja.

Pasangan juga perlu menentukan di mana mereka tinggal setelah menikah, apakah membeli rumah, menyewa rumah, atau tinggal di rumah orang tua.

"Rumuskan juga rencana keuangan keluarga," kata Prita.

Prioritas keuangan pasangan yang baru menikah, menurut Prita, pada umumnya adalah membeli rumah serta kebutuhan anak, termasuk pendidikan, dan dana untuk berlibur. Selain itu, Prita menyarankan pasangan muda untuk menyiapkan dana pensiun dan pertimbangkan apakah mereka menjadi generasi sandwich karena menanggung kehidupan orang tua atau anggota keluarga lain sambil menghidupi kebutuhan keluarga mereka sendiri.

Jika sudah membuat semua kesepakatan, pasangan harus bersikap jujur soal keuangan, termasuk saat berbelanja. Prita menyarankan untuk tidak berbohong kepada pasangan soal keuangan walaupun tampak sepele seperti berbelanja di e-commerce.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT