Resolusi Kesehatan dengan Naik Gunung dan Bersepeda
TEMPO.CO | 03/07/2019 18:00
Resolusi Kesehatan dengan Naik Gunung dan Bersepeda
Ilustrasi wanita naik gunung. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Buat yang punya resolusi sehat di 2019 tapi belum bisa diwujudkan hingga pertengahan tahun, coba cek lagi apakah yang kita lakukan sudah tepat. Mungkin kita ingin berolahraga tapi terlalu malas untuk melakukannya atau tidak punya waktu.

Di pertengahan 2019, cobalah kencangkan lagi niat tersebut. Beberapa kegiatan luar ruangan bisa dilakukan untuk menjaga tubuh tetap bugar dan mungkin juga langsing. Kebetulan cuaca belakangan ini sudah lebih bersahabat karena tak banyak hujan lagi. Berikut beberapa aktivitas luar ruangan versi Live Science yang sederhana tapi bisa menjadi pilihan buat mewujudkan resolusi sehat.

Baca juga:
Resolusi 2019 Dinda Kanya Dewi: Naik Gunung
Buat Wanita yang Mau Naik Gunung, Simak Tips dari Putri Handayani

1. Jalan kaki
Salah satu cara termudah untuk tetap fit adalah berjalan kaki. Hasil penelitian menyebutkan berjalan cepat secara teratur bisa meningkatkan kesehatan paru-paru, jantung, dan sistem peredaran darah. Jalan kaki juga mampu menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular serta menjaga berat badan yang sehat. Jalan kaki juga termasuk olahraga low-impact sehingga tak berbahaya buat otot dan persendian. Cukup berjalan cepat selama 10 menit, tiga kali sehari, lima hari seminggu atau total 150 menit seminggu sudah cukup untuk meningkatkan kesehatan aerobik.

2. Lari
Seperti jalan kaki, lari membantu memperbaiki kesehatan kardiovaskular. Kita juga tak perlu berlari jarak jauh. Menurut Departemen Kesehatan Amerika Serikat, orang dewasa cukup melakukan 75 menit aktivitas cukup intens seperti lari untuk mendapatkan manfaat yang sama dengan 150 menit aktivitas berintensitas sedang.

Ilustrasi berenang. Shutterstock

3. Berenang
Cara bagus lain untuk meningkatkan kesehatan aerobik adalah berenang. Manfaatnya sama dengan lari dan jalan kaki. Kelebihan lain, berenang aman buat otot dan persendian. Kita boleh beraktivitas lebih lama di air dibanding di darat tanpa ada risiko lebih besar bagi otot dan persendian. Berenang juga baik buat para lansia karena mampu memperkuat otot inti dan mengurangi risiko gampang jatuh. Berenang juga baik buat penderita radang sendi karena mampu memperkuat persendian tanpa memperburuk gejala radang.

4. Naik gunung
Naik gunung tak hanya baik sebagai aktivitas aerobik tapi juga kesehatan mental. Sejumlah penelitian menyebutkan kegiatan di alam bebas akan mengurangi stres dan pikiran negatif. Bila tak punya waktu untuk berolahraga di hari kerja, cobalah untuk berjalan-jalan di gunung pada akhir pekan karena manfaat kesehatannya sama dengan yang didapat mereka yang rutin berolahraga.

5. Bersepeda
Bersepeda juga termasuk olahraga low-impact, jadi baik buat kesehatan tanpa membahayakan otot dan persendian. Banyak penelitian menyebutkan bersepeda sebentar saja mampu membantu orang terhindar dari kelebihan berat badan. Ada laki-laki yang khawatir bersepeda akan mempengaruhi kesuburan dan fungsi seksual. Tapi penelitian terbaru menyatakan tak ada hubungan antara bersepeda dengan ketidaksuburan dan disfungsi ereksi. Bersepeda juga baik buat kesehatan mental. Beberapa penelitian menyebutkan bersepeda ke tempat bekerja lebih baik buat mental dibanding naik kendaraan bermotor.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT