Bikin Ketagihan, Cabai Bisa Atasi Peradangan dan 4 Manfaat Ini
TEMPO.CO | 19/06/2019 08:26
Ilustrasi cabai rawit. Depositphotos
Ilustrasi cabai rawit. Depositphotos

TEMPO.CO, Jakarta - Tak sedikit masyarakat Indonesia yang gemar mengkonsumsi cabai. Rasanya tidak lengkap jika tidak ada cabai sebagai pendamping makan pagi, siang dan malam. Rupanya, di balik rasanya yang pedas dan membuat banyak orang ketagihan, cabai juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Baca juga: Ada Festival Cabai di Tangerang, Ayo Siapa Jago Mengulek Cabai

Melansir dari Health Line dan Natural Food Series, berikut adalah lima di antaranya.

1. Menurunkan berat badan

Sadarkah Anda bahwa dengan mengkonsumsi cabai, berat badan Anda dapat terjaga dan tidak mudah naik? Hal tersebut disebabkan oleh kandungan termogenesis atau pembuat rasa pedas dan panas pada cabai. Dalam hal ini, saat Anda mengonsumsinya, tubuh pun akan dirangsang untuk mengeluarkan keringat. Dengan demikian, kalori pun akan terbuang dan berat badan menjadi terjaga.

2. Meningkatkan imunitas

Sistem imunitas sangat penting untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit di dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi cabai, imunitas akan meningkat. Cabai mengandung tinggi beta-karoten dan pro-vitamin A yang bertugas untuk menstimulasi sistem imun tubuh.

3. Mengatasi peradangan

Cabai mengandung zat yang disebut capsaicin. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa kandungan tersebut dapat menjadi pengobatan yang efektif bagi banyak gangguan peradangan. Contohnya ialah radang sendi, psoriasis, dan neuropati diabetes.

4. Menghilangkan sumbatan

Kandungan capsaicin tidak hanya mengurangi peradangan, tetapi juga dipercaya dapat menyembuhkan sumbatan pada hidung. Capcaisin merangsang sekresi yang membantu membersihkan lendir dari hidung atau paru-paru yang tersumbat. Bagi Anda yang memiliki masalah kesehatan serupa, tak ada salahnya untuk mencoba.

Baca juga: Cabai Bisa Juga untuk Penyembuh Luka?

5. Baik bagi kesehatan kardiovaskular

Cabai merah, seperti cabe rawit, telah terbukti mengurangi kolesterol, kadar trigliserida, dan agregasi platelet. Selain itu, ia juga dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melarutkan fibrin, yakni suatu zat yang tidak terpisahkan dari pembentukan bekuan darah. Tak heran, ia sangat berguna untuk menjaga tubuh dari penyakit kardiovaskular seperti resiko serangan jantung, stroke, dan emboli paru.

SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | HEALTHLINE | NATURALFOODSERIES


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT