Ayah Dewi Perssik Meninggal, Ini Manfaat Kedekatan Ayah dan Putri
TEMPO.CO | 10/06/2019 20:30
Dewi Perssik mencium ayahnya yang terbaring sakit di rumah sakit. Foto: Instagram
Dewi Perssik mencium ayahnya yang terbaring sakit di rumah sakit. Foto: Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Kabar duka datang dari keluarga pedangdut Dewi Perssik. Setelah sang ayah, Mochammad Aidil menderita sakit kencing manis, ginjal dan paru, Dewi Perssik pun harus tabah ketika ayahnya kembali ke pangkuan yang Maha Kuasa pada Ahad, 9 Juni 2019, pukul 14.32 WIB di Rumah Sakit RMCCC Siloam, Semanggi, Jakarta Selatan.

Baca: Ayah Meninggal, Dewi Perssik Kehilangan Sosok Guru dan Sahabat

Selama ini, Dewi Perssik memang terkenal sangat dekat dengan ayahnya. Meski padatnya jadwal yang dimilikinya, wanita yang akrab disapa DP ini pun selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi sang ayah di Jember, Jawa Timur. Lebih dari itu, sejak ayahnya masuk ke rumah sakit, ia juga senantiasa mendampinginya.

Rupanya, kedekatan yang mendalam antara anak perempuan dan ayah layaknya DP dan Aidil memiliki banyak manfaat. Melansir dari Fatherly dan Elite Daily, berikut adalah beberapa manfaat hubungan dekat antara putri dan ayah.

1. Menjadi panutan dalam memilih pasangan
Seiring bertambahnya usia, anak perempuan tentu akan memilih pasangan yang memiliki atribut serupa dengan ayah mereka. Ini berarti, ayah benar-benar menjadi panutan akan harapan dari hubungan yang akan dijalin bersama pasangannya kelak. Oleh karena itu, penting bagi ayah untuk dekat sembari menanamkan sikap positif di mata gadisnya.

2. Menciptakan kesuksesan pada anak
Dekat dengan anak, misalnya melalui belajar bersama ataupun hadir dalam acara pementasannya saja sudah cukup membangun kepercayaan diri yang tinggi pada anak. Sebab mereka mengerti bahwa topangan sang ayah akan selalu ada di belakang mereka, sebelum memulai suatu aktivitas tertentu. Dengan demikian, anak pun lebih mudah berkembang dan meraih kesuksesan.

Baca: Dewi Perssik: Kalau Nggak Perawatan Aku Sudah Buluk

3. Menawarkan keberanian
Ayah adalah sosok orang yang kuat. Dengan merajut kedekatan bersamanya, sifat anak perempuan pun akan terbentuk menjadi kuat pula. Hal ini dapat dilakukan dengan menunjukan risiko serta peluang yang besar dalam memperbaiki masalah. Contohnya saat bersepeda melewati jalanan berbatu untuk menuju air terjun. Ban mungkin bisa gembos, namun dari situ, anak dapat belajar mengenai penghargaan hanya bisa diraih melalui usaha keras dan tantangan pun harus dihadapi dengan pemecahan masalah.

SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | NUNUY NURHAYATI | FATHERLY | ELITEDAILTY


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT