Bagi Selena Gomez Media Sosial Berbahaya untuk Generasi Muda
TEMPO.CO | 17/05/2019 07:30
Selena Gomez. Instagram/@krahs
Selena Gomez. Instagram/@krahs

TEMPO.CO, Jakarta - Selena Gomez mengakui betapa menakutkannya media sosial untuk generasinya. Penyanyi yang baru saja menjalani rehabilitasi untuk kesehatan mental ini, menjelaskan bagaimana media sosial menjadi suatu hal yang menakutkan, saat menghadiri Festival Film Cannes, di Prancis, Rabu, 15 Mei 2019. 

Baca juga: Selena Gomez Tampil Glamor di Festival Film Cannes

Menurut Selena Gomez media sosial menjadi salah satu masalah terbesar di dunia. “Saya akan mengatakan untuk generasi saya, khususnya, media sosial benar-benar mengerikan. Itu membuatku takut ketika melihat betapa tereksposnya laki-laki dan perempuan muda di dunia ini,” ujar pemeran film Died Don't Die, seperti dilansir dari laman Variety

Penyanyi Selena Gomez berpose saat menghadiri pembukaan Festival Film Cannes ke-72 di Prancis, Selasa, 14 Mei 2019. Wanita berwajah imut ini tampil glamor dengan kalung berlian 88,16 karat yang berpadu dengan cincin serupa di jari manisnya. REUTERS/Eric Gaillard

Selena Gomez merasa kurangnya kesadaran mengenai berita di sekitar mereka, karena terlalu fokus pada menampilkan kehidupan media sosial yang sempurna. Selain itu, media sosial juga sering menyebarkan hoax atau berita palsu yang bisa berbahaya. “Saya pikir itu pasti berbahaya. Saya kira orang kadang-kadang tidak mendapatkan informasi yang benar,” ujar kelahiran 22 Juli 1992.

Penyanyi yang memiliki 150 juta pengikut di Instagram ini termasuk akun dengan pengikut paling banyak peringkat ketiga di dunia. Selena Gomez belajar untuk lebih memilih apa yang dia bagikan di media sosial. Dia juga merasa sekarang sudah tidak mungkin membuat media sosial menjadi tempat yang aman. Meski bersyukur punya platform yang besar, Gomez hanya akan membagikan gambar bila dia memiliki maksud yang jelas di balik gambar tersebut.

Kini, Selena Gomez merasa takut dengan media sosial dan dampak mental pada anak muda. “Saya melihat gadis-gadis muda di meet and greet. Mereka banyak yang hancur, berurusan dengan intimidasi dan merasa tidak bisa memiliki suara sendiri,” ucapnya. Gomez menyarankan untuk semua pengguna media sosial, terutama wanita muda, agar lebih hati-hati dengan penggunaan media sosial. Selain itu, mulailah memberi batas waktu dalam menggunakan media sosial.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT