Ada Hotel Kapsul di Dalam Hotel di Bandung, Seperti Apa Bentuknya
TEMPO.CO | 14/05/2019 21:09
Hotel kapsul Bobobox di Hotel Nyland Cipaganti, Bandung, Jawa Barat. Sumber: Booking.com
Hotel kapsul Bobobox di Hotel Nyland Cipaganti, Bandung, Jawa Barat. Sumber: Booking.com

TEMPO.CO, Bandung - Hotel kapsul biasanya ada di fasilitas transportasi publik, seperti bandara atau stasiun. Tapi hotel kapsul yang satu ini ada di dalam Hotel Nyland Cipaganti, Bandung, Jawa Barat.

Baca: Hotel Kapsul Gaya Menginap ala Kaum Milenial? Cek Faktanya

Di Hotel Nyland Cipaganti terdapat 16 pods hotel kapsul yang dibangun oleh Bobobox Mitra Indonesia. Kolaborasi antara Hotel Nyland Cipaganti dengan Bobobox diharapkan bisa menjadi contoh bagi para pemilik hotel tradisional yang ingin memaksimalkan tingkat okupansi atau hunian hariannya.

"Masalah yang sering dihadapi oleh traditional budget hotel adalah rendahnya tingkat okupansi dan harga kamar yang masih terbilang tinggi," kata Indra Gunawan, CEO PT. Bobobox Mitra Indonesia, Minggu 5 Mei 2019. "Hotel kapsul ini bersifat fleksibel. Semua jenis bangunan seperti rumah toko, gudang, gedung bekas perkantoran, bisa jadi tempat penginapan."

Sebanyak 16 kamar kapsul di Hotel Nyland Cipaganti terdiri dari 10 pods dengan kasur ukuran besar atau king-size, dan sisanya memiliki kasur ukuran single bed. Harga kamar kapsul mulai Rp 189 ribu untuk double pod dan Rp 132 ribu untuk single pod. "Dengan adanya opsi single pod, para solo traveler dapat memesan kamar dengan harga lebih terjangkau," kata Indra Gunawan.

Simak: Berminat Menginap di Hotel Kapsul? Catat Pantangannya

Hotel kapsul Bobobox di Hotel Nyland Cipaganti, Bandung, Jawa Barat. Sumber: Booking.com

Hotel Nyland Cipaganti mengubah lima kamar mereka menjadi 16 pod atau tiga kali lipat dari jumlah kamar sebelumnya. Jika dikalkulasi, menurut Indra, pendapatan dari 16 kamar kapsul tadi diperkirakan masih lebih besar dari 5 kamar Hotel Nyland yang memiliki tarif sekitar Rp 300 ribu per kamar per malam.

Hotel Nyland Cipaganti misalnya rata-rata memiliki tingkat okupansi sebesar 40 sampai 50 persen. Keberadaan kamar kapsul atau pods bisa mengisi kekosongan pada hotel yang sudah berdiri sejak 1990-an itu.

Civil and Assembly Bobobox, Frans menjelaskan pembaruan yang dilakukan pada lima kamar menjadi 16 pods, antara lain perubahan desain fasad agar lebih menarik dan menempatkan panel kontrol di dinding kamar.

Bobobox menargetkan membuka 11 outlet baru di Indonesia sepanjang 2019. Selain itu akan ada ekspansi ke ranah publik, seperti bandara, stasiun, sampai rumah sakit. "Target kami menjadi solusi yang efisien untuk beristirahat dan bekerja," ujar Indra.

Baca juga: Ada Hotel Kapsul Transit di Stasiun Gambir, Rp 175 per Hari


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT