Wisata ke Ushuaia, Kota Paling Selatan di Dunia
TEMPO.CO | 12/05/2019 08:22
Ilustrasi liburan di musim dingin. Sekelompok wisatawan di Pegunungan Alpen, Swiss. (pixabay.com)
Ilustrasi liburan di musim dingin. Sekelompok wisatawan di Pegunungan Alpen, Swiss. (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Nama Kota Ushuaia di Argentina mungkin masih asing di telinga, apalagi jika dikaitkan dengan destinasi wisata. Tapi perlu diketahui kalau Ushuaia adalah kota paling selatan di Bumi. Di sana, waktu berpuasa tidak terlalu lama, sekitar 11 jam.

Baca: Wisata ke Pulo Geulis di Kota Bogor, Kampung Membelah Ciliwung

Seperti banyak kota lainnya di dunia, Ushuaia memiliki berbagai daya tarik untuk wisata. Ada hutan kota, museum, dan tentu aneka wisata kuliner yang menggoda. Hutan Kota Ushuaia bernama Parque Yatana atau Yatana Park.

Nama Parque Yatana berasal dari kata Yaghan yang berarti menenun. Di sinilah penduduk setempat pada zaman dulu berlatih menenun, kerajinan khas mereka. Taman kota Yatana bisa digunakan sebagai tempat rekreasi, pertunjukan seni, sampai olahraga.

Di Kota Ushuaia juga ada Museo del Fin del Mundo yang dibangun pada 1903. Bangunan bekas bank ini berada dekat dengan pelabuhan. Museum tersebut memiliki koleksi sejarah alam Fuegian dan foto-foto penduduk asli.

Untuk wisata kuliner, jangan kaget jika sejumlah restoran di sana menyuguhkan makanan yang cukup familiar di lidah kita, salah satunya kacang rebus. Ada juga salad dan ikan hake panggang. Jika berwisata ke Kota Ushuaia saat musim dingin, pelancong bisa mengikuti festival Nacional de la Noche Más Larga.

Baca juga: Pilih-pilih Travelling dan Aktivitas Wisata Saat Puasa

Festival yang hanya digelar pada musim dingin ini menampilkan pertunjukan musik tango, jazz, dan pop. Di festival itu juga ada tradisi Fuego de los Deseos, di mana pengunjung menuliskan tantangan yang mereka hadapi pada secarik kertas, kemudian melemparkan kertas itu ke dalam api unggun.

GULF NEWS | LONELY PLANET


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT